Cegah Kerumunan, Ditlantas Polda DIY Luncurkan Program SIM Masuk Desa
Selasa, 28 Juli 2020 - 13:17 WIB
Cegah Kerumunan, Ditlantas Polda DIY Luncurkan Program SIM Masuk Desa. Foto/Ist
YOGYAKARTA - Untuk pencegahan terjadinya kerumunan massa saat pandemi COVID-19, Direktorat Lalu Lintas Polda Yogyakarta melakukan terobosan di bidang pelayan pembuatan Surat Izin Mengemudi ( SIM ). Salah satunya dengan menghadirkan program SIM masuk desa (SIMMADE).
Inovasi ini diluncurkan Selasa (28/7/2020) di Balai Desa Candibinangun Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman. Kapolda DIY Irjen Asep Suhendar mengaku sangat mengapresiasi dan menghargai Dirlantas beserta jajarannya serta stakeholder yang telah mendukung kebijakan pemerintah dengan melakukan inovasi pelayanan publik Melalui program pelayanan SIMMADE ini.
"Program ini dapat memudahkan dan mengutamakan keselamatan masyarakat di masa pandemi COVID-19 ini. Melalui program ini, masyarakat dapat melakukan adaptasi di era baru ini sebab mereka tak perlu hadir ke Satpas SIM. Sehingga pelayanan jadi lebih mudah, cepat, efisien dan terjangkau," kata Asep. (Baca juga: Kemenpan RB Apresiasi Pembuatan SIM Internasional dari Rumah )
Direktur Lalu Lintas Polda DIY Kombes I Made Agus Prasatya menyatakan ide munculnya program di masa pandemi ini karena permintaan masyarakat untuk pembuatan SIM baru sangat tinggi. Sementara demi memenuhi protokol kesehatan pada masa pandemi yang diatur pemerintah, tidak boleh ada kerumunan massa. (Baca juga: 214 Tenaga Medis di Wisma Atlet Dapat SIM Gratis )
"Maka untuk mencegah kerumunan massa, kami dari Dirlantas Polda DIY meluncurkan program SIMMADE. Sehingga aparat kami yang jemput bola ke desa-desa, dan bukan pemohon yang berbondong-bondong datang dan berkumpul di Satpas SIM kami," kata Agus.
Dikatakan, dalam program ini jumlah pemohon akan dibatasi sehingga tidak akan melanggar protokol kesehatan di masa COVID-19 ini. "Jelas dengan kami jemput bola, jumlah pemohon akan dibatasi. Sehingga hal ini dapat meminimalisir penyebaran COVID-19 di wilayah hukum Polda DIY," kata dia.
Inovasi ini diluncurkan Selasa (28/7/2020) di Balai Desa Candibinangun Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman. Kapolda DIY Irjen Asep Suhendar mengaku sangat mengapresiasi dan menghargai Dirlantas beserta jajarannya serta stakeholder yang telah mendukung kebijakan pemerintah dengan melakukan inovasi pelayanan publik Melalui program pelayanan SIMMADE ini.
"Program ini dapat memudahkan dan mengutamakan keselamatan masyarakat di masa pandemi COVID-19 ini. Melalui program ini, masyarakat dapat melakukan adaptasi di era baru ini sebab mereka tak perlu hadir ke Satpas SIM. Sehingga pelayanan jadi lebih mudah, cepat, efisien dan terjangkau," kata Asep. (Baca juga: Kemenpan RB Apresiasi Pembuatan SIM Internasional dari Rumah )
Direktur Lalu Lintas Polda DIY Kombes I Made Agus Prasatya menyatakan ide munculnya program di masa pandemi ini karena permintaan masyarakat untuk pembuatan SIM baru sangat tinggi. Sementara demi memenuhi protokol kesehatan pada masa pandemi yang diatur pemerintah, tidak boleh ada kerumunan massa. (Baca juga: 214 Tenaga Medis di Wisma Atlet Dapat SIM Gratis )
"Maka untuk mencegah kerumunan massa, kami dari Dirlantas Polda DIY meluncurkan program SIMMADE. Sehingga aparat kami yang jemput bola ke desa-desa, dan bukan pemohon yang berbondong-bondong datang dan berkumpul di Satpas SIM kami," kata Agus.
Dikatakan, dalam program ini jumlah pemohon akan dibatasi sehingga tidak akan melanggar protokol kesehatan di masa COVID-19 ini. "Jelas dengan kami jemput bola, jumlah pemohon akan dibatasi. Sehingga hal ini dapat meminimalisir penyebaran COVID-19 di wilayah hukum Polda DIY," kata dia.
Lihat Juga :