Kekerasan pada Anak Marak, Kak Seto: Melindungi Anak Perlu Orang Sekampung
Senin, 27 Juli 2020 - 23:05 WIB
Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi. Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
JAKARTA - Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi menyayangkan adanya kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Rabu 22 Juli 2020 lalu. Maraknya kasus kekerasan pada anak yang terjadi di Jakarta membuat Seto Mulyadi geram.
Untuk itu, pria yang akrab disapa Kak Seto mendesak Pemrov DKI segera turun tangan dan lebih memperhatikan keselamatan dan tumbuh kembang anak. (Baca: Menolak Cuci Pakaian, Bocah 12 Tahun Dianiaya Ayah Kandung di Duren Sawit)
"Kami sudah berkirim surat ke Pak Anies untuk dapat mewujudkan segera dibentuknya tim perlindungan anak di tingkat RT dan RW," kata Kak Seto saat dihubungi SINDOnews, Senin (27/7/2020).
Namun, permintaan itu hingga saat ini belum ada tindak lanjutnya. Menurut Kak Seto, jika kian lama dibiarkan tanpa ada langkah penanganan yang baik, maka kekerasan pada anak di Jakarta akan semakin meluas.
Untuk itu, pria yang akrab disapa Kak Seto mendesak Pemrov DKI segera turun tangan dan lebih memperhatikan keselamatan dan tumbuh kembang anak. (Baca: Menolak Cuci Pakaian, Bocah 12 Tahun Dianiaya Ayah Kandung di Duren Sawit)
"Kami sudah berkirim surat ke Pak Anies untuk dapat mewujudkan segera dibentuknya tim perlindungan anak di tingkat RT dan RW," kata Kak Seto saat dihubungi SINDOnews, Senin (27/7/2020).
Namun, permintaan itu hingga saat ini belum ada tindak lanjutnya. Menurut Kak Seto, jika kian lama dibiarkan tanpa ada langkah penanganan yang baik, maka kekerasan pada anak di Jakarta akan semakin meluas.
Lihat Juga :