6000 Relawan Gugus Tugas Dapat Program Perlindungan BPJS
Minggu, 26 Juli 2020 - 15:51 WIB
Sebanyak 6000 relawan gugus tugas percepatan penangangan Covid-19 mendapat program perlindungan sosial dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Foto istimewa
JAKARTA - Sebanyak 6000 relawan gugus tugas percepatan penangangan Covid-19 mendapat program perlindungan sosial dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Program ini merupakan kerja sama BPJS Ketenagakerjaan dengan Bank Danamon dan Baznas. Penyerahan simbolis program ini berlangsung pada Jumat (24/7) di markas Relawan Gugus Tugas di The Media Hotel, Jakarta.
Hadir dalam acara tersebut antara lain Arief Zahari yang mewakili Direktur BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta, Ketua Bidang Pelatihan Relawan Gugus Tugas Prasetyo Nurhardjanto, Herianto yang mewakili Bank Danamon , dan Direktur Kesiapsiagaan BNPB Eny Supartini. (Baca: Rawan Tertular, Relawan Covid-19 Harus Dapat Perlindungan Maksimal )
Arief Zahari mengatakan, pada pandemi ada banyak aktivitas sosial ekonomi yang terpaksa dihentikan karena sangat berisiko bila dijalankan. Namun, para relawan dengan semangat tak kenal lelah memberi bantuan kepada sesamanya walaupun mendapat risiko sangat besar. “Karena itulah kami dari Jasmostek berterima kasih karena pada hari ini bisa hadir memberi perlindungan untuk para relawan,” ujarnya.
Saat ini ada sekitar 31 ribu relawan yang telah mendaftarkan diri, yaitu 7000 relawan tenaga medis dan 23 ribu relawan non medis. Perlindungan yang diberikan tersebut, kata Arief Zahari, meliputi program Kecelakaan Kerja dan program Kematian. (Baca: Relawan Gugus Tugas Penanganan Corona Mencapai 30.098 Orang )
Hadir dalam acara tersebut antara lain Arief Zahari yang mewakili Direktur BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta, Ketua Bidang Pelatihan Relawan Gugus Tugas Prasetyo Nurhardjanto, Herianto yang mewakili Bank Danamon , dan Direktur Kesiapsiagaan BNPB Eny Supartini. (Baca: Rawan Tertular, Relawan Covid-19 Harus Dapat Perlindungan Maksimal )
Arief Zahari mengatakan, pada pandemi ada banyak aktivitas sosial ekonomi yang terpaksa dihentikan karena sangat berisiko bila dijalankan. Namun, para relawan dengan semangat tak kenal lelah memberi bantuan kepada sesamanya walaupun mendapat risiko sangat besar. “Karena itulah kami dari Jasmostek berterima kasih karena pada hari ini bisa hadir memberi perlindungan untuk para relawan,” ujarnya.
Saat ini ada sekitar 31 ribu relawan yang telah mendaftarkan diri, yaitu 7000 relawan tenaga medis dan 23 ribu relawan non medis. Perlindungan yang diberikan tersebut, kata Arief Zahari, meliputi program Kecelakaan Kerja dan program Kematian. (Baca: Relawan Gugus Tugas Penanganan Corona Mencapai 30.098 Orang )
Lihat Juga :