5 Fakta Amangkurat I, Penguasa Keji yang Bantai Ribuan Ulama
Kamis, 08 Juni 2023 - 18:59 WIB
Peristiwa tersebut terjadi setelah ayahnya yakni Sultan Agung wafat. Amangkurat I memiliki rasa cemas akan kehilangan kekuasaan yang terus menghantuinya. Tidak hanya sang ulama, keluarganya pun masuk dalam target pembunuhan sadis itu.
Dalam Serat Jaya Baya, kekejaman Amangkurat I dilukiskan sebagai Kalpa sru semune kenaka putung (masa kelaliman yang dimetaforakan dengan kuku yang putus). “Masa lalim” artinya kekejaman pemerintahan raja, dan “kuku yang putus‘ maksudnya banyaknya panglima yang dibunuh.
Baca juga: Kepiawaian Sultan Amangkurat 1 Menggagalkan Pemberontakan Pangeran Alit
2. Sultan yang Terkenal Kejam
Selama kepemimpinan Amangkurat I berlangsung, rasa was-was, cemas dan takut selalu menghantui rakyatnya. Bahkan dari kalangan pembesar istanah pun turut serta merasakannya.Dalam Serat Jaya Baya, kekejaman Amangkurat I dilukiskan sebagai Kalpa sru semune kenaka putung (masa kelaliman yang dimetaforakan dengan kuku yang putus). “Masa lalim” artinya kekejaman pemerintahan raja, dan “kuku yang putus‘ maksudnya banyaknya panglima yang dibunuh.
Baca juga: Kepiawaian Sultan Amangkurat 1 Menggagalkan Pemberontakan Pangeran Alit
3. Aksi Kejamnya dibantu Oleh Pembesar Keraton
Setiap menemukan siasat pembunuhan seseorang, Amangkurat I selalu dibantu oleh sejumlah para pembesar istanah. Beberapa diantaranya seperti Pangeran Aria, Tumenggung Nataairnawa, Tumenggung Suranata, dan Ngabehi Wiranata.Lihat Juga :