Maksimalkan Ekotren, Ganjar Ajak Hipmi Lahirkan Banyak Entrepreneur
Senin, 29 Mei 2023 - 16:37 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menghadiri halalbihalal bersama Hipmi Jawa Tengah di Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Senin (29/5/2023). Foto/Dok. SINDOnews
SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menghadiri halalbihalal bersama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia ( Hipmi ) Jawa Tengah. Ganjar mendorong Hipmi untuk mampu menjadi penggerak program ekonomi pesantren (Ekotren) yang dijalankan Pemprov Jawa Tengah.
Turut hadir Wakil Gubernur Jawa Tengah Gus Yasin dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. "Pak Wagub sedang menyiapkan programnya. Ekotren atau ekonomi pondok pesantren kita gerakkan. Kalau hari ini mereka bisa berdampingan, bekerja sama dengan HIPMI tentu banyak pelajaran yang bisa didapat," kata Ganjar usai acara Halalbihalal di Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Senin (29/5/2023). Baca juga: Jadi Pembicara di MNC Forum, Ganjar: Terima Kasih Pak HT dan TGB
Ganjar menyampaikan, pentingnya program Ekotren. Selain memberdayakan santri untuk ikut menaikkan perekonomian daerah, juga untuk merangkul pesantren agar dapat menyesuaikan perkembangan zaman.
Selain itu, Hipmi juga diharapkan dapat terus bersinergi memberikan pelatihan dan pendampingan agar lebih banyak enterpreneur muda yang lahir. Pasalnya enterpreneur muda saat ini baru berada di angka 4%.
Turut hadir Wakil Gubernur Jawa Tengah Gus Yasin dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. "Pak Wagub sedang menyiapkan programnya. Ekotren atau ekonomi pondok pesantren kita gerakkan. Kalau hari ini mereka bisa berdampingan, bekerja sama dengan HIPMI tentu banyak pelajaran yang bisa didapat," kata Ganjar usai acara Halalbihalal di Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Senin (29/5/2023). Baca juga: Jadi Pembicara di MNC Forum, Ganjar: Terima Kasih Pak HT dan TGB
Ganjar menyampaikan, pentingnya program Ekotren. Selain memberdayakan santri untuk ikut menaikkan perekonomian daerah, juga untuk merangkul pesantren agar dapat menyesuaikan perkembangan zaman.
Selain itu, Hipmi juga diharapkan dapat terus bersinergi memberikan pelatihan dan pendampingan agar lebih banyak enterpreneur muda yang lahir. Pasalnya enterpreneur muda saat ini baru berada di angka 4%.
Lihat Juga :