Ganjar Hadiri Salatiga Mayday 2023, Serap Aspirasi Para Buruh
Jum'at, 05 Mei 2023 - 11:44 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menghadiri peringatan Salatiga Mayday 2023 di halaman Pemkot Salatiga, Kota Salatiga, Jumat (5/5) pagi. Foto/Dok. SINDOnews
SALATIGA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menghadiri peringatan Salatiga Mayday 2023 di halaman Pemkot Salatiga, Kota Salatiga, Jumat (5/5) pagi. Salatiga Mayday 2023 bertajuk Semangat Merajut Kebersamaan Pekerja dan Pengusaha di Hari yang Fitri.
Pada kesempatan itu, Ganjar membuka dialog untuk menyerap aspirasi dan mendengarkan masukan dari para buruh . Termasuk kebutuhan mereka.
"Ini cara peringatan Mayday yang bagus, mereka membuat acara yang menyenangkan. Tadi saya tanya mereka apa kebutuhannya. Ada cicilan rumah, transportasi dan BPJS Tenaga Kerja, kita coba dorong lebih banyak tempat untuk buruh dibangun," kata Ganjar di lokasi. Baca juga: 6 Ketum Parpol dan Presiden di Istana Turut Bahas Ganjar-Prabowo? Ini Kata Jokowi
Terkait transportasi murah dan cepat, Ganjar telah menambah rute lintasan Trans Jateng di sekitar kawasan pabrik dan perindustrian hingga menurunkan harga tiket. Untuk kalangan buruh, pelajar dan veteran, mereka hanya dikenakan biaya Rp2.000 untuk sekali naik. Murahnya harga tersebut ditujukan untuk menekan pengeluaran buruh.
Pada kesempatan itu, Ganjar membuka dialog untuk menyerap aspirasi dan mendengarkan masukan dari para buruh . Termasuk kebutuhan mereka.
"Ini cara peringatan Mayday yang bagus, mereka membuat acara yang menyenangkan. Tadi saya tanya mereka apa kebutuhannya. Ada cicilan rumah, transportasi dan BPJS Tenaga Kerja, kita coba dorong lebih banyak tempat untuk buruh dibangun," kata Ganjar di lokasi. Baca juga: 6 Ketum Parpol dan Presiden di Istana Turut Bahas Ganjar-Prabowo? Ini Kata Jokowi
Terkait transportasi murah dan cepat, Ganjar telah menambah rute lintasan Trans Jateng di sekitar kawasan pabrik dan perindustrian hingga menurunkan harga tiket. Untuk kalangan buruh, pelajar dan veteran, mereka hanya dikenakan biaya Rp2.000 untuk sekali naik. Murahnya harga tersebut ditujukan untuk menekan pengeluaran buruh.
Lihat Juga :