Ogah Jual Diri, Pemandu Lagu Ini Pilih Jual Makanan hingga Pemandu Travel

Selasa, 21 Juli 2020 - 20:17 WIB
Hatinya sempat goyang saat pandemik melanda Maret 2020 lalu. Diana sempat terpikir menjajakan diri, namun suaminya lantas melarang dan meminta untuk bekerja dengan cara lain.

Dari situ ia kemudian menyadari banyak temannya sesama pemandul lagu yang membutuhkan makanan. Ia pun menjadikan itu peluang usaha. Sepekan tidak bekerja Diana mulai masak di kontrakannya. Dari situ ia mulai menabung dari jual beli masakan. “Yah lumayan mas, Rp100-200 ribu per hari mah dapat,” katanya.

Meski jika dibandingkan dengan pendapatannya sebagai pemandu lagu jauh bedanya, yakni minimal Rp500 per hari, namun Diana tetap bersyukur. Dari memasak ia masih bisa bertahan hidup. (Baca juga: Untuk Bertahan Hidup, Pemandu Lagu Jajakan Diri Lewat Online)

Sesekali Diana juga bekerja paruh waktu menjadi pemandu travel di wisma atlet. Memanfaatkan banyak Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang datang dari berbagai negara dan mengisolasi diri, Diana kemudian menawarkan diri menjadi pemandu wisata. “Bahasa kasarnya sih kernet mas,” tuturnya terkekeh.

Perjalan ke beberapa kota besar, seperti Bandung, Semarang, hingga Surabaya, sudah ia rasakan. Sesekali ia bersama suami juga melayani perjalanan pribadi dengan bekas pasien ke kota besar lainnya. Dari dua pekerjaan itu, Diana mengaku mendapatkan penghasil Rp1-2 juta setiap pekan. “Walapun kadang kita harus tidur di POM bensin,” tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!