Jangan Korbankan Kesehatan Demi Kesenangan, Anies Diminta Tak Gegabah Buka Hiburan Malam
Selasa, 21 Juli 2020 - 19:58 WIB
Pakar Epidemiologi FKM UI, Pandu Riono, berpesan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk lebih mempertimbangkan aspek kesehatan sebelum membuka tempat hiburan malam. Foto/Dok/SINDOnews
JAKARTA - Pakar Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono berpesan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk lebih mempertimbangkan aspek kesehatan sebelum membuka tempat hiburan malam. Pandu meminta agar pengusaha hiburan malam tidak memaksakan kehendak di tengah pandemi COVID-19.
"Belum waktunya dibuka, memang kan ditunda karena masih meningkat angka COVID-19," kata Pakar Epidemiologi dari FKM UI Pandu Riono di Jakarta, Selasa (21/7/2020). (Baca juga; Ratusan Pekerja Hiburan Malam Geruduk Pemprov DKI )
Menurut Pandu, aksi unjuk rasa yang dilakukan ratusan karyawan hiburan malam di depan Gedung Balai Kota tidak mencerminkan suatu tindakan yang baik. Sebab, kata dia, unjuk rasa itu tidak dilandasi dengan phsyical distancing dan menggambarkan bahwa tempat hiburan malam tidak bisa menerapkan ketentuan jaga jarak.
"Mereka malah berisiko. Kalau itu disutradarai oleh pemilik tempat hiburan, dan mereka harus bertanggung jawab (kalau ada kluster baru)," ujarnya. (Baca juga; Pesan DPRD ke Pekerja Hiburan Malam: Demi Keselamatan Bersama, Bersabarlah )
"Belum waktunya dibuka, memang kan ditunda karena masih meningkat angka COVID-19," kata Pakar Epidemiologi dari FKM UI Pandu Riono di Jakarta, Selasa (21/7/2020). (Baca juga; Ratusan Pekerja Hiburan Malam Geruduk Pemprov DKI )
Menurut Pandu, aksi unjuk rasa yang dilakukan ratusan karyawan hiburan malam di depan Gedung Balai Kota tidak mencerminkan suatu tindakan yang baik. Sebab, kata dia, unjuk rasa itu tidak dilandasi dengan phsyical distancing dan menggambarkan bahwa tempat hiburan malam tidak bisa menerapkan ketentuan jaga jarak.
"Mereka malah berisiko. Kalau itu disutradarai oleh pemilik tempat hiburan, dan mereka harus bertanggung jawab (kalau ada kluster baru)," ujarnya. (Baca juga; Pesan DPRD ke Pekerja Hiburan Malam: Demi Keselamatan Bersama, Bersabarlah )
Lihat Juga :