Untuk Bertahan Hidup, Pemandu Lagu Jajakan Diri Lewat Online
Selasa, 21 Juli 2020 - 18:41 WIB
Kehilangan pendapatan membuat, Muti, (26), nekat menjajakan tubuhnya melalui situs online. Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Kehilangan pendapatan membuat, Muti, (26), nekat menjajakan tubuhnya melalui situs online. Banting harga pun dilakukan demi menyambung hidup di masa pandemi COVID-19 .
“Waktu awal-awal mah engga mau. Tapi lama kelamaan kita butuh untuk bertahan hidup,” katanya saat ditemui di salah satu mal di kawasan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Selasa (21/7/2020). (Baca juga; Pesan DPRD ke Pekerja Hiburan Malam: Demi Keselamatan Bersama, Bersabarlah )
Jauh sebelum menjajakan dirinya sejak April 2020. Muti merupakan wanita pemandu lagu di salah satu tempat karaoke eksekutif. Penghasilannya cukup melimpah dengan pendapatan bersih per minggu Rp4-5 juta belum di tambah penghasilan bulanan dari pemilik karoke.
Pendapatan berubah setelah tempat kerja tutup awal Maret 2020 akibat pandemi virus Corona. Kesulitan membayar kontrakan yang mencapai Rp 1,2 juta per bulan, cicilan kendaraan, hingga kebutuhan lainnya, membuat dia terpaksa menjajakan diri melalui aplikasi chating dan datting online.
“Waktu awal-awal mah engga mau. Tapi lama kelamaan kita butuh untuk bertahan hidup,” katanya saat ditemui di salah satu mal di kawasan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Selasa (21/7/2020). (Baca juga; Pesan DPRD ke Pekerja Hiburan Malam: Demi Keselamatan Bersama, Bersabarlah )
Jauh sebelum menjajakan dirinya sejak April 2020. Muti merupakan wanita pemandu lagu di salah satu tempat karaoke eksekutif. Penghasilannya cukup melimpah dengan pendapatan bersih per minggu Rp4-5 juta belum di tambah penghasilan bulanan dari pemilik karoke.
Pendapatan berubah setelah tempat kerja tutup awal Maret 2020 akibat pandemi virus Corona. Kesulitan membayar kontrakan yang mencapai Rp 1,2 juta per bulan, cicilan kendaraan, hingga kebutuhan lainnya, membuat dia terpaksa menjajakan diri melalui aplikasi chating dan datting online.
Lihat Juga :