Lalin di Simpang Wolter Monginsidi Direkayasa, Heru Budi: Kemacetan Terurai 1 Jam
Jum'at, 14 April 2023 - 11:05 WIB
Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono saat melakukan sidak di Simpang Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Wijaya dan Jalan Suryo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Foto: MPI/M Refi Sandi
JAKARTA - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengklaim rekayasa di persimpangan Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Wijaya dan Jalan Suryo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, berhasil mengurai kemacetan. Bahkan, kemacetan tersebut berhasil diurai dalam waktu satu jam.
"Jadi tadi kalau laporan dari Dirlantas dengan Dishub kalau ini Jalan Wijaya masuk ke arah sini (Simpang Jalan Wolter Monginsidi) itu biasanya sampai jam 9.00 WIB. Sekarang jam berapa? Nah itu sudah mulai kosong. 1 jam sudah mulai kosong biasanya. Kira-kira itu mudah-mudahan semua masyarakat mendukung," kata Heru kepada wartawan di lokasi, Jumat (14/4/2023). Baca juga: Heru Budi Sidak Titik Kemacetan di Jaksel, Klakson Pengendara Bersahutan
Heru menambahkan, lalu lintas dari Jalan Wijaya harus berputar terlebih dahulu ke Jalan Ciranjang untuk menuju Jalan Kapten Tendean. Menurutnya, waktu tunggu lampu merah di persimpangan jalan tersebut lebih lama ketimbang berputar terlebih dahulu ke Jalan Ciranjang.
"Pasti yang tadinya dari Wijaya masuk ke Kapten Tendean agak kurang nyaman karena nambah rute. Tetapi ketika kita hitung waktu lampu merahnya mereka bertahan itu lebih lama dibanding mereka muter," ucapnya.
"Jadi tadi kalau laporan dari Dirlantas dengan Dishub kalau ini Jalan Wijaya masuk ke arah sini (Simpang Jalan Wolter Monginsidi) itu biasanya sampai jam 9.00 WIB. Sekarang jam berapa? Nah itu sudah mulai kosong. 1 jam sudah mulai kosong biasanya. Kira-kira itu mudah-mudahan semua masyarakat mendukung," kata Heru kepada wartawan di lokasi, Jumat (14/4/2023). Baca juga: Heru Budi Sidak Titik Kemacetan di Jaksel, Klakson Pengendara Bersahutan
Heru menambahkan, lalu lintas dari Jalan Wijaya harus berputar terlebih dahulu ke Jalan Ciranjang untuk menuju Jalan Kapten Tendean. Menurutnya, waktu tunggu lampu merah di persimpangan jalan tersebut lebih lama ketimbang berputar terlebih dahulu ke Jalan Ciranjang.
"Pasti yang tadinya dari Wijaya masuk ke Kapten Tendean agak kurang nyaman karena nambah rute. Tetapi ketika kita hitung waktu lampu merahnya mereka bertahan itu lebih lama dibanding mereka muter," ucapnya.
Lihat Juga :