Waspada! Ada Akun Bodong Catut Nama D untuk Galang Bantuan Dana
Minggu, 12 Maret 2023 - 08:02 WIB
PP GP Ansor meminta masyarakat Indonesia untuk mewaspadai akun bodong @cristalinodavidozora mencatut nama korban D untuk penggalangan dana. Foto/Tangkapan Layar
JAKARTA - Ketua Bidang Politik dan Pemerintahan PP GP Ansor Luqman Hakim meminta kepada masyarakat untuk melaporkan sebuah akun bodong di media sosial. Sebab, akun @cristalinodavidozora mencatut nama korban D.
”Netizen yang baik. Tolong sebarkan ini ya! Ada akun IG yang mengaku keluarga D (korban kebiadaban Mario anak pejabat pajak) untuk galang bantuan dana,” kata Luqman dalam akun Twitternya @LuqmanBeeNKRI, Minggu(12/3/2023).
Pada akun tersebut tercantum sebuah rekening dari salah satu bank Himbara dengan nomor 1175757372. Dia menegaskan bahwa pihak keluarga D tidak menggalang bantuan dana untuk penyembuhan anaknya yang koma dianiaya Mario Dandy (20).
”Perlu ditegaskan, bahwa keluarga D tidak ada rencana untuk galang bantuan dana. Jelas-jelas itu bodong,” katanya.
Baca juga: Kondisi Terkini Korban D, Kuasa Hukum: Masih Belum Kenal Orang
Anggota DPR RI ini meminta agar masyarakat dapat menyebarluaskan informasi itu.Hal ini agar tidak ada lagi korban penipuan usai kejadian penganiayaan tersebut.“Sebarkan info ini agar tidak ada korban penipuan,” tuturnya.
”Netizen yang baik. Tolong sebarkan ini ya! Ada akun IG yang mengaku keluarga D (korban kebiadaban Mario anak pejabat pajak) untuk galang bantuan dana,” kata Luqman dalam akun Twitternya @LuqmanBeeNKRI, Minggu(12/3/2023).
Pada akun tersebut tercantum sebuah rekening dari salah satu bank Himbara dengan nomor 1175757372. Dia menegaskan bahwa pihak keluarga D tidak menggalang bantuan dana untuk penyembuhan anaknya yang koma dianiaya Mario Dandy (20).
”Perlu ditegaskan, bahwa keluarga D tidak ada rencana untuk galang bantuan dana. Jelas-jelas itu bodong,” katanya.
Baca juga: Kondisi Terkini Korban D, Kuasa Hukum: Masih Belum Kenal Orang
Anggota DPR RI ini meminta agar masyarakat dapat menyebarluaskan informasi itu.Hal ini agar tidak ada lagi korban penipuan usai kejadian penganiayaan tersebut.“Sebarkan info ini agar tidak ada korban penipuan,” tuturnya.
Lihat Juga :