Kelompok Pemuda dan Penjaga Tiket Bukit Alas Bandawasa Bentrok

Kamis, 16 Juli 2020 - 20:27 WIB
Lantaran tetap tidak diperbolehkan masuk oleh petugas jaga tiket dengan alasan penuh, NN dan rekan-rekannya sempat beristirahat sejenak di dekat pos tiket selama kurang lebih 15 menit. (Baca juga: Kawasan Puncak Dipadati Pengunjung, Bupati Bogor: Tahan Dulu Nafsu Berwisatanya)

Namun NN berusaha negosiasi kembali tapi tetap saja petugas jaga tidak mengizinkannya. Tak lama kemudian salah satu teman petugas jaga memanggil temannya yang berada di lokasi wisata. Penjagaan di pos tiket pun diperketat, dengan jumlah kurang lebih 20 orang.

Setelah itu, NN dan rekannya bergegas pulang. Entah kenapa, FH, salah satu rekan NN, sebelum putar balik, berbicara kepada petugas. "Ah pelit sia," katanya.

Karena merasa tersinggung, petugas jaga tiket dan temannya yang berjaga di pos mengejar FH dan rekannya dengan menggunakan sepeda motor sambil berteriak "sitompel arah tewak".

Seraya mengacungkan senjata tajam sejenis samurai, tepatnya di pinggir jalan Blok Cisaat, Kampung Loji, salah satu teman FH terjatuh dari sepeda motor. Melihat rekannya terjatuh, AN dan YN berusaha melerai, karena GG sedang dikeroyok dan dipukul oleh para pelaku.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!