Hanya Untungkan Pengusaha, Forum BEM DIY Tolak RUU Omnibus Law

Rabu, 15 Juli 2020 - 22:39 WIB
“Namun, RUU Omnibus Law dengan segenap subtasinya hanya untuk kepentingan kelompok tertentu dan melalaikan kepentingan rakyat Indonesia sebagai kepentingan kedaulatan tertinggi di negari ini. Untuk itu, kami menyatakan sikap menolak adanya RUU Omnibus Law tersebut,” tandasnya.

Forum BEM DIY juga mendesak pemerintah dan DPR untuk menghentikan pembahasan RUU Omnibus Law dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun solidaritas mengaggalkan RUU Omnibus Law. “Kami juga meminta pemerintah untuk mengratiskan biaya kuliah dan sekolah selama pandemiCOVID-19,” paparnya.

Menurut Asfar sesuai jadwal, tanggal 16 Juli 2020 merupakan hari di mana RUU Omnibus Law tersebut disahkan atau tidak. Karena itu, Forum BEM DIY, bersama-BEM se-Indonesia terus akan menyuarakan menolak RUU tersebut. Jika suara mereka tetap tidak didengarkan dan RUU Omnibus Law tetap berlanjut, maka BEM se Indonesia akan turun ke jalan dengan massa yang lebih besar.

“Besok kami bersama elemen lain di DIY juga akan mengelar aksi turun di jalan untuk menolak RUU Omnibus Law. Beberapa perwakilan mahasiswa forum BEM DIY, sore ini juga akan ke Jakarta bergabung dengan BEM lain di Indonesia untuk menyuarakan menolak RUU Ombibus Law,” terangnya.(Baca juga : PP Muhammadiyah: RUU Ciptaker Rapuh dan Melawan Moral Konstitusi )
(nun)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!