7 Fakta Anggota Densus 88 Bunuh Sopir Taksi, Nomor Buncit Punya Utang Besar
Rabu, 08 Februari 2023 - 08:26 WIB
"Densus 88 langsung mengamankan pelaku pada hari yang sama sekitar pukul 16.30 WIB di Puri Persada, Desa Sindangmulya, Bekasi," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Selasa 7 Februari 2023.
6. Identitas Tertinggal di Mobil Taksi
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, HS, Anggota Densus 88 Antiteror Polri Bripda cepat tertangkap gara-gara identitasnya tertinggal di mobil taksi online yang dirampok. HS membunuh sopir taksi online Sony Rizal Taihitu (59) kemudian jasadnya ditemukan di Jalan Nusantara, Perumahan Bukit Cengkeh I, Cimanggis, Depok, Senin 23 Januari 2023.
"Melakukan olah TKP dengan scientific, Inafis mengidentifikasi, mencari evidence-evidence yang ada. Di TKP didapat ada beberapa evidenceyang menjadi alat bukti awal," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Selasa 7 Februari 2023.
Salah satu barang bukti yang ditemukan di lokasi adalah identitas pelaku. Hal tersebut langsung didalami oleh pihak berwajib sehingga secara cepat mengetahui pelaku pembunuhan.
"Identitas ini kemudian ditindaklanjuti, dalam hal ini dari Densus 88 langsung mengamankan pelaku pada 23 Januari, di hari yang sama sekitar pukul 16.30 WIB di Puri Persada, Desa Sindangmulya, Bekasi," katanya.
7.Punya Utang Besar
Kepala Bagian Bantuan Operasi Densus 88 Antiteror Polri Kombes Pol Aswin Siregar mengatakan, Bripda HS, Anggota Detasemen Khusus ( Densus ) 88 Antiteror pernah melakukan sejumlah pelanggaran mulai dari judi online hingga penipuan.
"(Pelanggaran) tertangkap tangan bermain judi online," katanya, Selasa 7 Februari 2023. Baca juga: Densus 88 Tak Tolerir Bripda HS Jika Terlibat Kasus Pembunuhan Sopir Taksi Online
Selain bermain judi online, Bripda HS juga pernah melakukan penipuan terhadap sesama anggota Korps Bhayangkara dan terhadap masyarakat. Bripda HS juga pernah meminjam uang kepada temannya.
"Terlibat utang pribadi yang sangat besar kepada berbagai pihak dan telah diberikan hukuman oleh pimpinan Densus 88," kata Aswin.
6. Identitas Tertinggal di Mobil Taksi
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, HS, Anggota Densus 88 Antiteror Polri Bripda cepat tertangkap gara-gara identitasnya tertinggal di mobil taksi online yang dirampok. HS membunuh sopir taksi online Sony Rizal Taihitu (59) kemudian jasadnya ditemukan di Jalan Nusantara, Perumahan Bukit Cengkeh I, Cimanggis, Depok, Senin 23 Januari 2023.
"Melakukan olah TKP dengan scientific, Inafis mengidentifikasi, mencari evidence-evidence yang ada. Di TKP didapat ada beberapa evidenceyang menjadi alat bukti awal," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Selasa 7 Februari 2023.
Salah satu barang bukti yang ditemukan di lokasi adalah identitas pelaku. Hal tersebut langsung didalami oleh pihak berwajib sehingga secara cepat mengetahui pelaku pembunuhan.
"Identitas ini kemudian ditindaklanjuti, dalam hal ini dari Densus 88 langsung mengamankan pelaku pada 23 Januari, di hari yang sama sekitar pukul 16.30 WIB di Puri Persada, Desa Sindangmulya, Bekasi," katanya.
7.Punya Utang Besar
Kepala Bagian Bantuan Operasi Densus 88 Antiteror Polri Kombes Pol Aswin Siregar mengatakan, Bripda HS, Anggota Detasemen Khusus ( Densus ) 88 Antiteror pernah melakukan sejumlah pelanggaran mulai dari judi online hingga penipuan.
"(Pelanggaran) tertangkap tangan bermain judi online," katanya, Selasa 7 Februari 2023. Baca juga: Densus 88 Tak Tolerir Bripda HS Jika Terlibat Kasus Pembunuhan Sopir Taksi Online
Selain bermain judi online, Bripda HS juga pernah melakukan penipuan terhadap sesama anggota Korps Bhayangkara dan terhadap masyarakat. Bripda HS juga pernah meminjam uang kepada temannya.
"Terlibat utang pribadi yang sangat besar kepada berbagai pihak dan telah diberikan hukuman oleh pimpinan Densus 88," kata Aswin.
(mhd)
Lihat Juga :