Polres Batubara dan Dinas Pariwisata Bagikan Bantuan Paket Sembako
Rabu, 15 Juli 2020 - 11:48 WIB
Polres Batubara dan Dinas Pariwisata Bagikan Bantuan Paket Sembako. Foto/SINDOnews/Fadli Pel
BATU BARA - Polres Batubara bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Batubara menyalurkan bantuan paket sembako dari Kementerian Pariwisata pusat kepada para pekerja kreatif (Parekraf) yang terdampak COVID-19.
Penyaluran sebanyak 300 paket sembako yang diterima dari Dinas Pariwisata Provinsi Sumut yang dipercayakan melalui Polri, dibagikan di tiga wilayah tempat wisata di Kabupaten Batubara, yakni Pantai Jono, Pantai Datuk dan Singaporline, Selasa, (14/07/2020).
Pantauan wartawan, penerima bantuan dari pekerja kreatif terdampak COVID-19 yakni para penjaja jualan dan penanggungjawab serta para penduduk yang sehari- harinya melakukan aktifitas di masing-masing wilayah Wisata di Batubara.
“Biasanya perhari kami bisa mendapatkan hasil sebesar Rp200.000, sekarang hanya Rp 50.000, itu pun kalau saat hari Minggu atau pada saat situasi libur. Kami tidak tahu lagi harus berbuat apa, kami sangat berterimakasi sekali kepada Polres Batubara dan dinas Pariwisata Batubara yang telah memperhatikan nasib kami,” ujar Hendra, pedagang setempat.
Penyaluran sebanyak 300 paket sembako yang diterima dari Dinas Pariwisata Provinsi Sumut yang dipercayakan melalui Polri, dibagikan di tiga wilayah tempat wisata di Kabupaten Batubara, yakni Pantai Jono, Pantai Datuk dan Singaporline, Selasa, (14/07/2020).
Pantauan wartawan, penerima bantuan dari pekerja kreatif terdampak COVID-19 yakni para penjaja jualan dan penanggungjawab serta para penduduk yang sehari- harinya melakukan aktifitas di masing-masing wilayah Wisata di Batubara.
“Biasanya perhari kami bisa mendapatkan hasil sebesar Rp200.000, sekarang hanya Rp 50.000, itu pun kalau saat hari Minggu atau pada saat situasi libur. Kami tidak tahu lagi harus berbuat apa, kami sangat berterimakasi sekali kepada Polres Batubara dan dinas Pariwisata Batubara yang telah memperhatikan nasib kami,” ujar Hendra, pedagang setempat.
Lihat Juga :