DPRD DKI Minta Jakpro Optimalkan Pemanfaatan Aset
Rabu, 01 Februari 2023 - 10:25 WIB
DPRD DKI Jakarta meminta PT Jakarta Propertindo (Jakpro) untuk memaksimalkan pemanfaatan aset demi keuntungan di tahun 2023. Foto/SINDOnews
JAKARTA - DPRD DKI Jakarta menyebut belum tampak program kerja produktif yang ditunjukan BUMD milik Pemprov DKI yakni PT Jakarta Propertindo (Jakpro) untuk mendapatkan keuntungan di tahun 2023.
Para wakil rakyat ini menilai program kerja Jakpro sejauh ini hanya sebatas menggugurkan kewajiban sebagai perusahaan pelat merah milik DKI Jakarta. Baca juga: Pj Gubernur Heru: Perombakan Direksi PT Jakpro Penyegaran
Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Ismail menilai Jakpro dapat mengoptimalkan venue sebagai aset pengelolaannya untuk meraup keuntungan. Bukan hanya sekedar mengaktifkan venue yang diproyeksikan akan menggelar event di tahun 2023.
“Saya pikir bukan waktunya Jakpro sekedar mengaktifkan venue-venue tetapi lebih tepat adalah melakukan optimalisasi. Mengaktivasi itu mungkin sekedar menjalankan yang seharusnya terwujud dari setiap venue yang dibangun,” kata Ismail, Rabu (1/2/2023).
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menambahkan Jakpro harus mengubah pola kebijakan dan kinerja saat ini. Sebelumnya dibebankan penugasan untuk pembangunan, saat ini harus lebih fokus memikirkan keuntungan dari apa yang telah dibangun.
Para wakil rakyat ini menilai program kerja Jakpro sejauh ini hanya sebatas menggugurkan kewajiban sebagai perusahaan pelat merah milik DKI Jakarta. Baca juga: Pj Gubernur Heru: Perombakan Direksi PT Jakpro Penyegaran
Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Ismail menilai Jakpro dapat mengoptimalkan venue sebagai aset pengelolaannya untuk meraup keuntungan. Bukan hanya sekedar mengaktifkan venue yang diproyeksikan akan menggelar event di tahun 2023.
“Saya pikir bukan waktunya Jakpro sekedar mengaktifkan venue-venue tetapi lebih tepat adalah melakukan optimalisasi. Mengaktivasi itu mungkin sekedar menjalankan yang seharusnya terwujud dari setiap venue yang dibangun,” kata Ismail, Rabu (1/2/2023).
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menambahkan Jakpro harus mengubah pola kebijakan dan kinerja saat ini. Sebelumnya dibebankan penugasan untuk pembangunan, saat ini harus lebih fokus memikirkan keuntungan dari apa yang telah dibangun.
Lihat Juga :