Laznas LMI Panen Padi untuk Ketahanan Pangan Dhuafa

Selasa, 14 Juli 2020 - 21:00 WIB
Proses panen padi di lahan Desa Cabean, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun.Foto/Ist
MADIUN - Pak Sukimin dan Pak Tambar bisa bernafas lega. Bibit padi yang ditanamnya beberapa bulan lalu sudah bisa dipanen. Tidak banyak, berkisar 4.505 kilogram.

Namun setidaknya bisa memperkuat ketahanan pangan orang-orang fakir, miskin, dan dhuafa mitra Lembaga Amil Zakat Nasional Lembaga Manajemen Infaq (Laznas LMI).



Pak Sukimin dan Pak Tambar tidak sendiri. Mereka dibantu 4 warga lain untuk menyelesaikan panen tersebut. (Baca juga: Surabaya Menjadi Kota dengan Insiden Kematian COVID-19 Tertinggi )

“Alhamdulillah bisa panen. Di era yang serba sulit ini, era pasca pandemi Corona, masih bisa panen yang akan dibuat untuk ketahanan pangan fakir dan miskin,” ujar Edi Prayitno selaku Pendamping Program Ijapro di Kabupaten Madiun, Selasa (14/07/2020).

Luas sawah yang digarap sendiri sekitar 0,75 Ha. Lokasinya berada di desa Cabean kecamatan Sawahan kabupaten Madiun. “Panen kali ini sudah ke-4 dari beberapa panen yang sudah pernah dilaksanakan. Kali ini tidak bisa banyak dari sebelumnya, sebab selain karena pandemi, juga karena serangan hama Belalang dan Wereng,” tambahnya.

Setelah panen, padi tersebut akan diproses berupa penjemuran, penggilingan dan pengemasan. Baru akan didistribusikan. (Baca juga: Perawat Puskesmas di Probolinggo Meninggal karena COVID-19 )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!