Petebu Ajak Petani Tebu Lampung Tengah Dorong Kedaulatan Pangan

Sabtu, 28 Januari 2023 - 19:54 WIB
Misal, sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi, bantuan ratoon, penyediaan alat mekanisasi, serta rendahnya rendemen tebu sekitar 5,96 persen 2022 jika dibandingkan dengan 2021 mencapai 7 persen. Kemudian masalah harga, kalau ikut kemitraan itu panen di bulan 4 pembayarannya bisa di bulan 11.

“”Satu hal lagi, petani tebu disini itu jualnya harus ke perusahaan, sedangkan kalau jualnya ke PG petani dibebani PPN 10 persen. Harapannya lewat sarasehan Petebu bisa menjembatani persoalan tadi," jelasnya.

Hasil dari Sarasehan ini akan ditindaklanjuti dan diserahkan sukarelawan pendukung Ganjar tersebut kepada pemangku kepentingan masing-masing wilayah. Acara ini merupakan agenda ke-11 yang dilakukan Petebu. Sebelumnya, mereka menggelar sarasehan ke 10 wilayah lain yakni Kertosono (Jatim), Karanganyar (Jateng), Way Kanan (Lampung), Palembang (Sumsel), Dompu (NTB), Majalengka (Jabar), Takalar (Sulsel), Deli Serdang (Sumut), Madiun (Jatim), dan Subang (Jabar).

Dalam acara itu, Petebu juga melantik kepengurusan DPW Lampung dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lampung Tengah sebagai perpanjangan tangan dalam menyerap aspirasi petani tebu. Selain itu, Petebu juga mendistribusikan bantuan sembako kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!