Tak Pakai Masker di Bekasi, Bakal Didenda Rp250.000

Selasa, 14 Juli 2020 - 16:29 WIB
Pemerintah Kabupaten Bekasi bakal bersikap tegas bagi warganya yang kedapatan tidak memakai masker. SINDOnews/Eko Purwanto
BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi bakal bersikap tegas bagi warganya yang kedapatan tidak memakai masker. Tidak tanggung-tanggung, masyarakat yang melanggar akan didenda sebesar Rp250.000.

Juru Bicara Tugus Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah mengatakan, sanksi bagi pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayahnya merujuk pada Peraturan Bupati Bekasi No 48/2020 tentang pengenaan sanksi terhadap pelanggaran pelaksanaan PSBB. Rencananya, kebijakan denda pelanggar tak bermasker ini akan mulai diterapkan mulai akhir bulan ini.



”Kami masih berpegang pada petunjuk dan sanksi yang tertuang dalam Perbup Bekasi No 48, termasuk pengenaan sanksi bagi pelanggar yang tidak memakai masker saat beraktivitas di luar rumah,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi ini kepada SINDOnews, Selasa (14/7/2020). (Baca juga; Masker Jadi Kunci Pencegahan COVID-19 Melalui Udara di Ruang Tertutup )

Menurut dia, dalam peraturan itu disebutkan setiap orang yang tidak melaksanakan kewajiban menggunakan masker di luar rumah pada tempat atau fasilitas umum akan dikenakan denda administratif maksimal Rp250.000. ”Atau bisa juga dikenakan sanksi dalam bentuk kerja sosial berupa membersihkan sarana fasilitas umum,” ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!