Kronologi Balita Tewas Dianiaya Ibu Kandung di Cakung: Ditendang dan Dicekik
Rabu, 25 Januari 2023 - 21:07 WIB
Meski sudah diobati, NA masih menangis karena kesakitan. Karena panik sembari kesal, NK kembali melakukan kekerasan dengan mencekik leher korban berkali-kali.
"Korban rewel kembali dan dibawa ke puskesmas. Setelah dibersihkan lukanya, pihak puskesmas menyarankan agar dibawa ke rumah sakit. Saat di perjalanan pukul 16.00 WIB korban kembali menangis sehingga NK bingung, panik, dan kesal," katanya.
"Kemudian, NK kembali mencekik leher korban menggunakan tangan kiri dan posisi korban telentang di kasur. Sempat dilepaskan, korban menangis kembali, NK pun mencekik leher korban untuk kedua kalinya," lanjut Syarifah.
NK mulai menghentikan cekikannya ketika menyadari NA mengalami sesak napas. Karena tangisan berhenti, NK terkejut karena melihat putrinya diam terbujur kaku dengan kondisi badan terasa dingin.
Setelah menyadari NA tidak bernyawa, NK menghubungi ibunya untuk mengabarkan bahwa NA mengalami kecelakaan hingga meninggal dunia.
"Korban rewel kembali dan dibawa ke puskesmas. Setelah dibersihkan lukanya, pihak puskesmas menyarankan agar dibawa ke rumah sakit. Saat di perjalanan pukul 16.00 WIB korban kembali menangis sehingga NK bingung, panik, dan kesal," katanya.
"Kemudian, NK kembali mencekik leher korban menggunakan tangan kiri dan posisi korban telentang di kasur. Sempat dilepaskan, korban menangis kembali, NK pun mencekik leher korban untuk kedua kalinya," lanjut Syarifah.
NK mulai menghentikan cekikannya ketika menyadari NA mengalami sesak napas. Karena tangisan berhenti, NK terkejut karena melihat putrinya diam terbujur kaku dengan kondisi badan terasa dingin.
Setelah menyadari NA tidak bernyawa, NK menghubungi ibunya untuk mengabarkan bahwa NA mengalami kecelakaan hingga meninggal dunia.