Warga Ibu Kota Bosan dengan Pencitraan karena Hasilnya Nol
Sabtu, 09 Mei 2015 - 01:45 WIB
Warga Ibu Kota Bosan dengan Pencitraan karena Hasilnya Nol
A
A
A
JAKARTA - Hasil survei Cyrus Network yang menyebutkan Ridwan Kamil diminati warga Jakarta untuk menjadi Gubernur DKI Jakarta ditanggapi beragam. Warga hanya beragam calon kepala daerah tidak hanya melakukan pencitraan saja.
Salah seorang warga Ibu Kota, Joko (42) mengatakan, masyarakat sudah bosan dengan pencitraan yang dilakukan calon gubernur karena terbukti saat memimpin Ibu Kota tidak ada hasil yang memuaskan. "Contoh saja Jokowi, saat jadi gubernur janji mau nuntasin macet dan banjir. Sampai dia jadi Presiden pun Jakarta masih tetap macet dan banjir. Hasilnya nol, cuma ngomong doang," kata pria yang bekerja di salah satu perusahaan di Jakarta Timur ini, Jumat 8 Mei kemarin.
Joko menuturkan, hal serupa juga harus dilakukan Ridwan Kamil bila memang ingin menjadi Gubernur DKI harus bisa membuktikan hasil kerjanya di Kota Bandung. "Menurut saya survei Cyrus terlalu prematur. Lihat dulu hasil kerja Ridwan Kamil sampai dia selesai menjadi Wali Kota Bandung," tutur Joko.
Senada dengan Joko, Rizky ( 19) mahasiswa hukum mengatakan, kinerja Ridwal Kamil belum maksimal sebagai Wali Kota. "Kayaknya Bandung masih macet. Tuntaskan saja kerja di sana, kalau memang layak silakan gantikan Ahok," ucapnya.
Salah seorang warga Ibu Kota, Joko (42) mengatakan, masyarakat sudah bosan dengan pencitraan yang dilakukan calon gubernur karena terbukti saat memimpin Ibu Kota tidak ada hasil yang memuaskan. "Contoh saja Jokowi, saat jadi gubernur janji mau nuntasin macet dan banjir. Sampai dia jadi Presiden pun Jakarta masih tetap macet dan banjir. Hasilnya nol, cuma ngomong doang," kata pria yang bekerja di salah satu perusahaan di Jakarta Timur ini, Jumat 8 Mei kemarin.
Joko menuturkan, hal serupa juga harus dilakukan Ridwan Kamil bila memang ingin menjadi Gubernur DKI harus bisa membuktikan hasil kerjanya di Kota Bandung. "Menurut saya survei Cyrus terlalu prematur. Lihat dulu hasil kerja Ridwan Kamil sampai dia selesai menjadi Wali Kota Bandung," tutur Joko.
Senada dengan Joko, Rizky ( 19) mahasiswa hukum mengatakan, kinerja Ridwal Kamil belum maksimal sebagai Wali Kota. "Kayaknya Bandung masih macet. Tuntaskan saja kerja di sana, kalau memang layak silakan gantikan Ahok," ucapnya.
(whb)