Baku Tembak, Polisi Tangkap Pembunuh Intel Kodim Aceh Utara

Selasa, 05 Mei 2015 - 20:26 WIB
Baku Tembak, Polisi...
Baku Tembak, Polisi Tangkap Pembunuh Intel Kodim Aceh Utara
A A A
BANDA ACEH - Personel Polda Aceh terlibat baku tembak dengan dua pelaku penculik yang membunuh dua personil Intel Kodim 0103/Aceh Utara, Selasa (5/5/2015) sekitar pukul 01.00 WIB dinihari.

Baku tembak itu terjadi tepat di belakang Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Syekhkuala (Unsyiah), Jalan Kopelma Darussalam, Banda Aceh.

Satu pelaku berinisial PP (44) warga Aceh Utara berhasil ditangkap, sedangkan rekannya berinisial KM berhasil kabur.

“Pelaku ada dua orang, satu berhasil ditangkap tetapi satu lagi berhasil meloloskan diri dengan kondisi luka tembak. Sebab, saat penyergapan itu dilakukan kedua pelaku sempat melakukan perlawanan menggunakan senjata laras panjang jenis AK 47 dan pistol jenis FN milik korban,” katanya.

Menurut dia, meski berhasil meloloskan diri, namun dipastikan pelaku mengalami luka tembak.

Sebab, setelah ditelusuri jejaknya (pelaku) terdapat ceceran darah disepanjang hutan tempat persembunyian pelaku tersebut.

“Setelah baku tembak itu, satu pelaku ditangkap. Tim kemudian menelusuri hutan-hutan tersebut dan ditemukan ceceran darah manusia,” ujarnya.

Dia menjelaskan, dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku berasal dari kelompok bersenjata DM.

“Di Aceh ini ada tiga kelompok bersenjata yang sudah diidentifikasi, yakni DM, AR dan GM,” timpalnya.

Kelompok ini, masih kata dia, diidentifikasi setelah dua bulan lalu pihaknya menciduk 18 orang anggota kelompok bersenjata AR.

“Dari 17 anggota kelompok AR ini disita sejumlah senjata api laras panjang jenis AK 47 dan M 16 serta pistol jenis FN. Sedangkan dari kelompol DM, pelaku yang menembak dua personel Intel TNI itu disita satu pucuk Senpi jenis FN milik korban,” timpal dia.

Namun, tambah dia, para kelompok bersenjata itu melakukan aksinya hanya semata-mata untuk kepentingan ekonomi. “Ini murni aksi kriminal, motifnya ekonomi,” tukasnya.

Ditanya mengenai apakah ada kaitan antara kelompok bersenjata itu dengan penemuan lading ganja dan sejumlah aksi penyelundupan narkoba asal Aceh ke beberapa daerah di Indonesia, Perwira Menengah (Pamen) Polda Aceh ini mengaku masih mendalaminya.

“Memang, beberapa bulan terakhir ini Polri dan TNI gencar melaksanakan operasi pemberantasan narkotika. Tetapi, apakah ada kaitanya dengan kelompok bersenjata ini masih didalami penyidik,” tuturnya.

Dia mengimbau, kepada masyarakat Aceh supaya segera melapor kepada Polisi terdekat apabila pelaku meminta bantuan kepada petugas medis di Klinik, Puskesmas atau Rumah Sakit (RS).

Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam Iskandar Muda Letkol Mahfud mengatakan, penangkapan dan penyergapan terhadap pelaku penculikan dua personil TNI itu hanya dilakukan oleh pihak Kepolisian.

“Ini kan kasusnya kriminal murni, jadi TNI tidak terlibat secara langsung dan murni dilakukan oleh pihak Kepolisian saja,” kata Kapendam.

Ditanya situasi Aceh saat ini apakah kondusif pasca penangkapan itu, Mahfud mengaku aman dan terkendali.

“Situasi aman saja, saya sedang ditepi jalan ini nongkrong. Tetapi, untuk lebih jelasnya silahkan ditanya kepada pihak Kepolisian karena mereka yang menangani perkaranya,” pungkasnya.
(sms)
Berita Terkait
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Konflik Berpotensi Jadi...
Konflik Berpotensi Jadi Pemicu Aksi Terorisme
Bos MI5: 31 Rencana...
Bos MI5: 31 Rencana Teror Tahap Akhir Digagalkan dalam 4 Tahun di Inggris
Resmi Ditahan, Munarman...
Resmi Ditahan, Munarman Kini Boleh Dikunjungi Kuasa Hukum
Cegah Terorisme, Masyarakat...
Cegah Terorisme, Masyarakat Harus Peka Lingkungan Sekitar
Moeldoko Minta Jangan...
Moeldoko Minta Jangan Pernah Lupakan Aksi Terorisme
Berita Terkini
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
47 menit yang lalu
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
1 jam yang lalu
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
2 jam yang lalu
129 Sampul Paspor Bekas...
129 Sampul Paspor Bekas Jemaah Haji Ditemukan Tercecer di Serpong, Imigrasi: Dokumen Lama
2 jam yang lalu
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
3 jam yang lalu
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
3 jam yang lalu
Infografis
Korea Utara Pamerkan...
Korea Utara Pamerkan Kapal Perang Perusak Berbobot 5 Ribu Ton
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved