Fosil Sebar Seribu Pohon di Lokasi Rawan Bencana

Selasa, 05 Mei 2015 - 10:58 WIB
Fosil Sebar Seribu Pohon...
Fosil Sebar Seribu Pohon di Lokasi Rawan Bencana
A A A
BANDUNG BARAT - Komunitas wartawan yang tergabung dalam Forum Studi Lingkar (Fosil) melaksanakan kegiatan penanaman 1.000 pohon di wilayah rawan pergerakan tanah, di Kampung Lampegan dan Kampung Cikalong, Desa Gunungmasigit, Kecamatan Cipatat, kemarin.

Kegiatan ini dilakukan se cara simbolis oleh Bupati Ban dung Barat Abubakar, Wakil Bu pati Bandung Barat, Yayat T Soe mitra, dan beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Bandung Barat, yang melakukan pe na nam an pohon di halaman Ge dung Setda Pemkab Bandung Ba rat. Ketua Panitia Kegiatan, Dicky Mawardi mengatakan, ge rakan penanaman pohon yang digagas ini merupakan wujud nyata kepedulian jurnalis terhadap ling kungan.

Di samping menulis berita, melakukan kritik, dan memotivasi masyarakat, jur nalis juga bisa berbuat sesuatu untuk lingkungannya. “Gerakan penanaman pohon memiliki berbagai keuntung an bagi masyarakat sekitar. Selain bisa mencegah terja dinya bencana alam, pohon pun memiliki siklus hidup yang pan jang sehingga bisa di wariskan kepada generasi men - datang,” terangnya.

Menurutnya, selain me miliki nilai ekonomis dengan berbagai jenis pohon yang ditanam. Di ha rapkan, penanaman po hon juga memiliki dampak bagi lingkungan seperti memi ni malisasi terjadinya bencana long sor yang kerap terjadi di wila yah Gunungmasigit. Serta ter sedianya udara segar karena pohon memiliki fun gsi me nyerap berbagai zat ber bahaya. “Terjaganya ke seimbangan alam akan menguntungkan ma nusia itu sendiri,” sambung nya.

Bupati Bandung Barat Abubakar mengungkapkan jika se cara umum kondisi geografi Ban dung Barat merupakan wilayah pegunungan dan per bukit an. Sehingga bencana alam, ter utama longsor menjadi ancaman bagi masyarakat. “Apabila lingkungan tidak ter pelihara dengan baik maka berbagai bencana akan selalu me ngancam,” tuturnya.

Dengan adanya aksi dari pa ra jurnalis yang peduli kepada lingkungan, kata dia, bisa me lecut elemen masyarakat lainnya, terutama SKPD untuk menggalakan reboisasi di la han-lahan kritis. Dengan be gitu, bencana alam yang rawan di Bandung Barat bisa di antisi pasi.

“Kepedulian akan lingkungan sangat langka dan mahal. Para aparatur pemerintahan mulai dari tingkat ka bupaten, kecamatan, desa hingga tokoh masyarakat untuk bisa berbuat, sehingga kondisi lingkungan yang baik tetap bisa terjaga,” tandasnya.

Raden bagja mulyana
(ftr)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
7 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
10 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
11 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
11 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
12 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
12 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved