Antisipasi Banjir, Pemkot Solo Siapkan Lokasi Alternatif UN
Jum'at, 01 Mei 2015 - 02:00 WIB
Antisipasi Banjir, Pemkot Solo Siapkan Lokasi Alternatif UN
A
A
A
SOLO - Pemerintah Kota Solo menyiapkan tiga sekolah alternatif untuk pelaksanaan ujian nasional (UN) Tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sekolah alternatif itu disiapkan karena ada sejumlah sekolah yang berada di lokasi rawan banjir.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Solo Etty Retnowati menyebutkan, beberapa hari lalu ada sejumlah SMP di Kecamatan Banjarsari yang terendam banjir. Sekolah itu di antaranya adalah SMP Purnama, SMP Muhammadiyah 4, SMP 17, dan SMP 23 Kota Solo.
Sekolah itu letaknya memang berada di daerah rawan banjir, sehingga sewaktu-waktu air bisa meluap saat hujan deras mengguyur.
Dengan latar belakang seperti itu, pihaknya saat ini telah menyiapkan lokasi alternatif untuk pelaksanaan ujian nasional bagi sekolah-sekolah tersebut. Menurutnya, lokasi alternatif akan digunakan jika nantinya sekolah yang bersangkutan kembali terendam banjir saat UN berlangsung.
"Tiga sekolah yang kami siapkan yakni SMP 1, SMP 12, dan SMP 24. Lokasi itu kami pilih karena cukup berdekatan dengan sekolah yang terendam banjir," ucapnya, Kamis (30/4/2015).
Etty menyebutkan, dalam waktu dekat ini akan segera berkoordinasi dengan sekolah-sekolah alternatif tersebut untuk menyiapkan ruangan ujian. Menurut dia, setidaknya dibutuhkan 40 sampai 50 ruangan untuk pelaksanaan ujian tersebut.
Ia menjelaskan, jika nantinya sekolah yang bersangkutan masih bisa menggelar ujian secara mandiri, ruangan tersebut tidak akan dipakai. Akan tetapi, jika dalam proses ujian banjir melanda, ruangan yang telah disiapkan akan digunakan untuk sekolah-sekolah yang bersangkutan.
"Intinya ruangan ini masih alternatif, akan kami gunakan kalau ada sekolah yang kebanjiran," tegasnya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo Gatot Sutanto meminta kepada warga bantaran sungai di Kota Solo untuk meningkatkan kewaspadaan. Hal itu dilakukan karena saat ini curah hujan yang turun cukup tinggi, sehingga dikhawatirkan air yang ada di sungai itu meluap dan masuk rumah warga.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Solo Etty Retnowati menyebutkan, beberapa hari lalu ada sejumlah SMP di Kecamatan Banjarsari yang terendam banjir. Sekolah itu di antaranya adalah SMP Purnama, SMP Muhammadiyah 4, SMP 17, dan SMP 23 Kota Solo.
Sekolah itu letaknya memang berada di daerah rawan banjir, sehingga sewaktu-waktu air bisa meluap saat hujan deras mengguyur.
Dengan latar belakang seperti itu, pihaknya saat ini telah menyiapkan lokasi alternatif untuk pelaksanaan ujian nasional bagi sekolah-sekolah tersebut. Menurutnya, lokasi alternatif akan digunakan jika nantinya sekolah yang bersangkutan kembali terendam banjir saat UN berlangsung.
"Tiga sekolah yang kami siapkan yakni SMP 1, SMP 12, dan SMP 24. Lokasi itu kami pilih karena cukup berdekatan dengan sekolah yang terendam banjir," ucapnya, Kamis (30/4/2015).
Etty menyebutkan, dalam waktu dekat ini akan segera berkoordinasi dengan sekolah-sekolah alternatif tersebut untuk menyiapkan ruangan ujian. Menurut dia, setidaknya dibutuhkan 40 sampai 50 ruangan untuk pelaksanaan ujian tersebut.
Ia menjelaskan, jika nantinya sekolah yang bersangkutan masih bisa menggelar ujian secara mandiri, ruangan tersebut tidak akan dipakai. Akan tetapi, jika dalam proses ujian banjir melanda, ruangan yang telah disiapkan akan digunakan untuk sekolah-sekolah yang bersangkutan.
"Intinya ruangan ini masih alternatif, akan kami gunakan kalau ada sekolah yang kebanjiran," tegasnya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo Gatot Sutanto meminta kepada warga bantaran sungai di Kota Solo untuk meningkatkan kewaspadaan. Hal itu dilakukan karena saat ini curah hujan yang turun cukup tinggi, sehingga dikhawatirkan air yang ada di sungai itu meluap dan masuk rumah warga.
(zik)