Alex: Saya Minta Tunda dan Ini Panggilan Pertama
Jum'at, 17 April 2015 - 10:11 WIB
Alex: Saya Minta Tunda dan Ini Panggilan Pertama
A
A
A
PALEMBANG - Gubernur Sumsel Alex Noerdin dengan tegas menyatakan tidak mangkir dari pemanggikan KPK untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi Wisma Atlet dengan tersangka Rizal Abdullah.
Menurutnya, dirinya meminta penundaan hing ga Senin karena harus meng hadiri Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Sumsel. "Iya ada (surat panggilan dari KPK), tapi kan pada hari ini (kemarin) ada Musrenbang sehingga saya minta tunda. Surat pemanggilan itu bukan surat pemanggilan ulang, jadi salah kalau ada yang bilang pemanggilan kedua. Karena ini pemanggilan pertama," ujar Alex di sela pembukaan Musren bang RKPD Sumsel, di ballroom Hotel Swarna Dwipa Palembang, kemarin.
Seperti diketahui, pada pemanggilan sebelumnya, Alex mengaku tidak menerima surat panggilan yang dimaksud. Karena itu, saat itu dia tidak dapat menghadiri panggilan penyidik KPK, selain juga karena kegiatan lainnya. Alex dengan tegas membantah bahwa dirinya tidak bersedia dipanggil. Dirinya telah memberikan alasan yang jelas terkait ketidakhadirannya di Gedung KPK, kemarin.
Mantan Bupati Musi Banyuasin berharap pemeriksaan dapat berlangsung Senin mendatang. "Saya akan penuhi panggilan Senin (20/4) besok, alasannya sudah di sampaikan saya tak hadir karena ada Musrenbang ini," cetus Alex. Apalagi sambung Alex, pemanggilan tersebut ditujukan untuk pemeriksaan dirinya untuk memberikan keterangan sanksi dengan anak buahnya yang telah menjadi tersangka, Rizal Abdullah.
“Pemanggilan saya ini, sebenarnya untuk melengkapi berkas Pak Rizal, kalau berkas sudah lengkap artinya kasus tersebut sudah bisa langsung tindak lanjut ke tahap P- 21. Itu saja. Jadi kalau saya tunda-tunda (tanpa alasan), tak bisa cepat pemberkasannya. Untuk itu, saya siap memenuhi panggilan paling tidak Senin nanti," pungkasnya.
Seperti pantauan KORAN SINDO PALEMBANG di Pemprov Sumsel, kemarin jadwal kerja Alex sebagai Gubernur Sumsel cukup padat. Setelah membuka Musrenbang Sumsel, dia menghadiri penyerahan Balai Agro Teknologi ke Sumsel yang akan dikembangkan menjadi Science Technology Park (STP) dari Kementerisan Riset dan Tehnologi (Menristek).
Setelahnya Alex dijadwalan bertemu dengan Pimpinan Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Distrik XV Sumbagsel, silaturahmi dengan Dirlantas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Suharsono Mhum dan menerima kunjungan Dewan Guru SMA Negeri 2 Kota Bandung.
Sementara itu, Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha mengatakan, karena Alex Noerdin tidak hadir kemarin, KPK menjadwal ulang pemeriksaan pada Senin (20/4) pekan depan.“Ya (Alex), tidak hadir dengan alasan ada kegiatan di Pemprov Sumsel yang sudah dijadwalkan dari sebelumnya. Tadi ada stafnya yang datang membawa surat,” ujarnya kemarin.
Retno palupi/Sabir laluhu
Menurutnya, dirinya meminta penundaan hing ga Senin karena harus meng hadiri Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Sumsel. "Iya ada (surat panggilan dari KPK), tapi kan pada hari ini (kemarin) ada Musrenbang sehingga saya minta tunda. Surat pemanggilan itu bukan surat pemanggilan ulang, jadi salah kalau ada yang bilang pemanggilan kedua. Karena ini pemanggilan pertama," ujar Alex di sela pembukaan Musren bang RKPD Sumsel, di ballroom Hotel Swarna Dwipa Palembang, kemarin.
Seperti diketahui, pada pemanggilan sebelumnya, Alex mengaku tidak menerima surat panggilan yang dimaksud. Karena itu, saat itu dia tidak dapat menghadiri panggilan penyidik KPK, selain juga karena kegiatan lainnya. Alex dengan tegas membantah bahwa dirinya tidak bersedia dipanggil. Dirinya telah memberikan alasan yang jelas terkait ketidakhadirannya di Gedung KPK, kemarin.
Mantan Bupati Musi Banyuasin berharap pemeriksaan dapat berlangsung Senin mendatang. "Saya akan penuhi panggilan Senin (20/4) besok, alasannya sudah di sampaikan saya tak hadir karena ada Musrenbang ini," cetus Alex. Apalagi sambung Alex, pemanggilan tersebut ditujukan untuk pemeriksaan dirinya untuk memberikan keterangan sanksi dengan anak buahnya yang telah menjadi tersangka, Rizal Abdullah.
“Pemanggilan saya ini, sebenarnya untuk melengkapi berkas Pak Rizal, kalau berkas sudah lengkap artinya kasus tersebut sudah bisa langsung tindak lanjut ke tahap P- 21. Itu saja. Jadi kalau saya tunda-tunda (tanpa alasan), tak bisa cepat pemberkasannya. Untuk itu, saya siap memenuhi panggilan paling tidak Senin nanti," pungkasnya.
Seperti pantauan KORAN SINDO PALEMBANG di Pemprov Sumsel, kemarin jadwal kerja Alex sebagai Gubernur Sumsel cukup padat. Setelah membuka Musrenbang Sumsel, dia menghadiri penyerahan Balai Agro Teknologi ke Sumsel yang akan dikembangkan menjadi Science Technology Park (STP) dari Kementerisan Riset dan Tehnologi (Menristek).
Setelahnya Alex dijadwalan bertemu dengan Pimpinan Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Distrik XV Sumbagsel, silaturahmi dengan Dirlantas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Suharsono Mhum dan menerima kunjungan Dewan Guru SMA Negeri 2 Kota Bandung.
Sementara itu, Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha mengatakan, karena Alex Noerdin tidak hadir kemarin, KPK menjadwal ulang pemeriksaan pada Senin (20/4) pekan depan.“Ya (Alex), tidak hadir dengan alasan ada kegiatan di Pemprov Sumsel yang sudah dijadwalkan dari sebelumnya. Tadi ada stafnya yang datang membawa surat,” ujarnya kemarin.
Retno palupi/Sabir laluhu
(ftr)