Tanah Abang Semrawut, Wali Kota dan Kasatpol PP Jakpus Terancam Dicopot
Kamis, 16 April 2015 - 01:03 WIB
Tanah Abang Semrawut, Wali Kota dan Kasatpol PP Jakpus Terancam Dicopot
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama mengancam akan mencopot Wali Kota Jakarta Pusat, Mangara Pardede dan Kasatpol PP Jakarta Pusat Yadi Rusmayadi. Ancaman itu disampaikan langsung saat melakukan inspeksi mendadak di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Dalam Inspeksi itu juga dia melihat langsung lokasi yang akan di bangun jembatan penyebrangan orang (JPO) dari stasiun Tanah Abang ke pasar Blok G. Dengan cara berjalan kaki, Ahok, sapaan akrabnya melihat langsung pusat aktifitas pedagang diantara blok G dan stasiun Tanah Abang.
Saat tiba di blok G dia mendengar pemaparan singkat dari pengelola Blok G soal Tanah Abang secara umum. Usai mendengar pemaparan, Ahok langsung memberi catatan kepada wali kota dan Satpol PP.
Ahok menginstruksikan untuk menertibkan PKL yang masih berada di jalan, mengenakan pajak NJOP komersil pada rumah warga yang sekaligus sebagai toko di depan stasiun Tanah Abang serta menertibkan PSK di dalam blok G.
"Kalau wali kota nya nggak berani, saya ganti. Kalau Kasatpolnya udah nggak mampu ya sudah kita ganti juga," katanya di Tanah Abang, Rabu (15/4/2015).
Sementara itu terkait ancaman Ahok, Kasatpol PP Jakarta Pusat, Yadi Rusmayadi mengatakan, dirinya tidak gentar dengan ancaman tersebut. Pasalnya selama ini dirinya sudah melakukan tugasnya dengan baik.
Dalam Inspeksi itu juga dia melihat langsung lokasi yang akan di bangun jembatan penyebrangan orang (JPO) dari stasiun Tanah Abang ke pasar Blok G. Dengan cara berjalan kaki, Ahok, sapaan akrabnya melihat langsung pusat aktifitas pedagang diantara blok G dan stasiun Tanah Abang.
Saat tiba di blok G dia mendengar pemaparan singkat dari pengelola Blok G soal Tanah Abang secara umum. Usai mendengar pemaparan, Ahok langsung memberi catatan kepada wali kota dan Satpol PP.
Ahok menginstruksikan untuk menertibkan PKL yang masih berada di jalan, mengenakan pajak NJOP komersil pada rumah warga yang sekaligus sebagai toko di depan stasiun Tanah Abang serta menertibkan PSK di dalam blok G.
"Kalau wali kota nya nggak berani, saya ganti. Kalau Kasatpolnya udah nggak mampu ya sudah kita ganti juga," katanya di Tanah Abang, Rabu (15/4/2015).
Sementara itu terkait ancaman Ahok, Kasatpol PP Jakarta Pusat, Yadi Rusmayadi mengatakan, dirinya tidak gentar dengan ancaman tersebut. Pasalnya selama ini dirinya sudah melakukan tugasnya dengan baik.
(ysw)