Imigrasi Sulit Lacak Warga Bantul di Suriah

Senin, 13 April 2015 - 22:02 WIB
Imigrasi Sulit Lacak...
Imigrasi Sulit Lacak Warga Bantul di Suriah
A A A
BANTUL - Kantor Imigrasi Daerah Istimewa Yogyakarta mengaku sulit melacak keberadaan warga Bantul di Suriah. Hal ini terkait seorang warga Bantul dari Kecamatan Bambanglipuro yang saat ini masih ada di Suriah.

Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Penindakan Kantor Imigrasi DIY, Bambang Dwi Prayoko saat berada di Bantul mengaku sampai saat ini pihaknya belum mengetahui secara pasti jumlah warga DIY yang berada di Suriah.

Bambang mengaku cukup kesulitan untuk mengetahui jumlah warga DIY yang pergi ke Suriah.

Pasalnya, mereka biasanya tidak langsung pergi ke Suriah, tetapi singgah terlebih dahulu di Negara tetangga.

“Orang-orang yang pergi ke negara tersebut sering kali singgah ke Malaysia terlebih dahulu sehingga sulit dilacak,” tutur Bambang, Senin (13/4/2015).

Selain melalui negara lain, biasanya mereka pergi ke luar negeri dengan alasan untuk ibadah.

Seperti yang banyak diketahui, ada warga Indonesia yang awalnya pergi umrah sebelum akhirnya mereka menyeberang ke Suriah.

Bambang mengakui umrah sering digunakan sebagai alasan ketika membuat paspor di Kantor Imigrasi.

Bambang mengaku, dengan alasan umrah tersebut pihak kantor imigrasi tidak dapat berbuat banyak dan meluluskan permintaan mereka untuk membuat paspor.

Bila sudah melengkapi dokumen serta memiliki alasan jelas, maka pasti akan diloloskan oleh petugas.

"Kalau dokumen sudah lengkap dan alasan jelas tentu kita tidak bisa menolaknya. Masalahnya banyak yang suka melipir,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Bantul, AKBP Surawan menjelaskan, belum lama ini pihaknya memang menemukan ada dua orang warga Bantul yang memiliki rekam jejak pernah singgah di Negara Suriah.

Dua orang tersebut berasal dari Kecamatan Bambanglipuro dan Banguntapan. Satu dari mereka yang berasal dari Bambanglipuro masih berada di Suriah.

Pihaknya masih menelusuri siapa yang mendanai satu orang tersebut di Suriah. Selain itu, pihaknya juga mencoba mengungkap motif salah seorang warga Bambanglipuro tersebut pergi ke Suriah.

Meskipun belum secara positif terbukti terlibat organisasi ISIS, tapi kepolisian terus memantau pergerakan warga tersebut.

"Kita bekerja sama dengan Balai Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT),” timpalnya.

Untuk warga Banguntapan yang sudah pulang ke tanah air, Surawan mengaku terus melakukan pemantauan.

Hanya saja, Surawan mengaku belum dapat melakukan interogasi karena belum ada alasan yang kuat.

Terkecuali bila yang bersangkutan telah melakukan hal-hal yang menguatkan untuk dilakukan interogasi, baru kepolisian akan bertindak.

"Belum ada pemanggilan ataupun pemeriksaan. Kami pantau-pantau saja sejauh ini," tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Pasca Bom Bunuh Diri...
Pasca Bom Bunuh Diri ISIS-K, Pasukan Taliban Blokade Jalan di Kawasan Bandara Kabul
ISIS Serbu Penjara Kurdi...
ISIS Serbu Penjara Kurdi Suriah, 25 Tewas
Simpatisan ISIS Serang...
Simpatisan ISIS Serang Desa di Nigeria, 59 Tewas
Serangan Simpatisan...
Serangan Simpatisan ISIS Tewaskan Jenderal Nigeria
ISIS Klaim Serangan...
ISIS Klaim Serangan Mortir di Kabul
ISIS Tingkatkan Pertempuran...
ISIS Tingkatkan Pertempuran di Sinai, Rumah Warga Jadi Jebakan Bom
Berita Terkini
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
5 jam yang lalu
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
7 jam yang lalu
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
7 jam yang lalu
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
9 jam yang lalu
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
9 jam yang lalu
Pria Tewas di Kamar...
Pria Tewas di Kamar Hotel Mewah Kuningan Jaksel, Ada Luka Tembak
9 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved