Warga Resah, Jalan Dilapisi Lempengan

Rabu, 08 April 2015 - 12:06 WIB
Warga Resah, Jalan Dilapisi...
Warga Resah, Jalan Dilapisi Lempengan
A A A
MEDAN - Pengguna kendaraan di Jalan Laksana mengeluhkan kondisi jalan yang rusak.

Kondisi badan jalan yang rusak akibat penggalian, sudah berlangsung berbulan-bulan. Hingga Selasa (7/4), jalan yang rusak dilapisi dengan besi, sehingga membuat pengguna jalan terganggu, terlebih pengguna mobil. Seperti penuturan Irul, 35. Warga Jalan Amaliun ini mengaku setiap harinya melalui Jalan Laksana untuk berangkat kerja.

Sebagai pengguna sepeda motor, dirinya harus berhati-hati di ruas jalan yang dilapisi lempengan besi ini. Terlebih saat hujan atau setelah hujan, lempengan besi akan licin dan membuat ban sepeda motor mudah tergelincir. “Lama sekali jalannya diperbaiki. Jadi waswas kalau lewat sini. Setiap hari juga jalanan jadi macet karenanya,” tuturnya kepada KORAN SINDO MEDAN, Selasa (7/4).

Senada, Doni, 40, warga Jalan Utama, juga menyatakan setiap hari harus melewati jalan yang rusak ini. Dia mengaku harus berjalan sangat hati-hati saat melewati lempengan besi tersebut. Menurutnya, kondisi jalan yang rusak dan dibiarkan hingga berbulan-bulan, sudah sangat meresahkan. Sebab, menurut Doni, selain perjalanan jadi terganggu, juga membuat jalanan terlihat kumuh dan jorok. “Saya harap pemerintah segera memperbaiki jalan ini, jangan dibiarkan saja,” ucapnya.

Sementara itu, Aldi, 32, warga Jalan Kota Matsum, juga mengungkapkan hal serupa. Meski mengaku pasrah dengan kondisi jalan ini, dia khawatir saat melewati jalan menggunakan mobil. Sebab, jalannya menjadi rawan akibat lempengan besi yang sering melekuk saat dilewati.

“Takutnya nanti tibatiba patah. Karena jalannya rusak, di sini juga sering macet, apalagi pada pagi hari. Saat semua mau cepat untuk sampai ke sekolah atau di tempat kerja, jadi harus bermacet ria,” ucapnya.

Para warga meminta pemerintah segera memperbaiki badan jalan yang rusak ini, sehingga masyarakat bisa menggunakan jalan dengan nyaman.

Siti amelia
(ftr)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu...
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu Sumatera Utara
Berita Terkini
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
1 jam yang lalu
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
2 jam yang lalu
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
3 jam yang lalu
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
3 jam yang lalu
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
4 jam yang lalu
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
16 jam yang lalu
Infografis
Daftar 26 Jalan Tol...
Daftar 26 Jalan Tol yang Diskon hingga 20% saat Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved