Long Weekend, Ribuan Wisatawan Serbu Bandung

Sabtu, 04 April 2015 - 11:11 WIB
Long Weekend, Ribuan...
Long Weekend, Ribuan Wisatawan Serbu Bandung
A A A
BANDUNG - Ribuan kendaraan roda empat berpelat nomor luar kota milik para wisatawan memadati Gerbang Tol (GT) Pasteur, Kota Bandung kemarin.

Mereka mengisi masa libur panjang Hari Raya Paskah atau Wafatnya Isa Almasih di Kota Kembang. Antrean kendaraan terlihat memanjang sekitar tiga kilometer. Itu terjadi karena sebagian besar wisatawan memilih masuk Kota Bandung lewat GT Pasteur. Namun, ada juga yang memilih melalui GT Kopo, Moh Toha, dan Buah Batu.

Para wisatawan yang kebanyakan dari Jakarta itu ingin menghabiskan libur panjang di sejumlah kawasan wisata, seperti Lembang, Ci widey, dan objek-objek wisata di dalam Kota Bandung. Kondisi serupa juga terlihat di GT Cileunyi. Ribuan kendaraan pribadi itu hendak menuju objek wisata di Kabupaten Garut, Sumedang, Tasikmalaya, Pangan daran, Ciamis, dan Banjar.

Kepadatan arus kendaraan pun terlihat di GT Cikampek. Antrean kendaraan mencapai 5 kilometer. Bahkan kondisi itu terjadi sejak malam hari hingga siang kemarin. Untuk mengurai kemacetan, kepolisian membelakukan sistem buka tutup di simpang Mutiara dan Jomin, Karawang.

Mobil yang terjebak kemacetan itu tak hanya dari Jakarta, tapi juga dari arah sebaliknya. Untuk menghindari kemacetan,tak sedikit pengendara menggunakan jalur tengah Jabar arah Subang- Sadang,Purwkarta. Kanit Lantas Polsek Bungursari,Purwakarta AKP Rullyanto Pahroen mengatakan, kepadatan lalulintas dilokasi tersebut sudah terjadi sejak pukul 01.00 WIB,dini hari hingga siang menjelang salat Jumat.

Kemudian setelah salat Jumat usai hingga sore, arus kendaraan kembali padat. “ Kami memberlakukan buka tutup dijalur tersebut untuk mengurai kemacetan,”kata Rullyanto. Dia mengemukakan, sistem buka tutup akan diberlakukan sepanjang libur panjang.

Sebab, wilayah Purwakarta masih menjadi jalur segitiga emas para pengendara saat libur panjang sebelum proyek Tol Palimanan selesai.“ Seperti saat ini, jika kepadatan terjadi di Jomin, kami akan melakukan penutupan di Mutiara. Setelah terlihat arus lalulintas di pantura lancar, kami buka kembali,” ungkap dia.

Sementara itu, volume kendaraan di dua jalur utama Kabupaten Garut, kemarin, meningkat.Kasat Lantas PolresGarut AKP Firman Syafrul mengatakan,peningkatan kendaraan mencapai tiga kali lipat dari hari biasa. “Peningkatan ini terjadi di jalur Kadungora- Leles dan Limbangan-Malangbong.Semua didominasi oleh kendaraan pribadi jenis roda empat yang bergerak dari arah Bandung menuju Garut dan daerah timur Jawa Barat lainnya. Kemungkinan mereka sedang berlibur,” kataFirman, kemarin.

Menurut dia, petugas kepolisian sempat melakukan beberapa kali sistem buka tutup jalan di kedua jalur itu. Hinggal pukul 10.30WIB, aparat kepolisian telah memberlakukan dua kali one way baik dijalur Kadungora- Leles maupun di Limbangan- Malangbong. “Untuk upaya pemberlakuan one way kembali,akan dilihat lagi bagaimana kondisi volume kendaraannya. Kalau padat, baru kami bongkar dengan one way.Arus lalin dari arah Garut terpaksa ditutup dulu selama beberapa menit agar antrean kendaraan dari arah Bandung bisa dihabiskan,” ungkap dia.

KA Tambahan

PT Kereta Api Daerah Operasi( Daop) III Cirebon pun menyiapkan KA tambahan untuk mengantisipasi membludaknya jumlah penumpang selama libur panjang. Manajer Humas Daop III Cirebon Supriyanto menyebutkan,tingkat okupansi penumpang KA Cirebon Ekspres ( Cireks)dan KA Argojati pada Kamis( 2/4) sore mencapai lebih dari 70%.

Kondisi itu bahkan terus meningkat hingga kemarin dan Sabtu ( 4/4) dengan capaian 80%-90%.“ Tapi jumlah itu masih bisa berubah karena penjualan tiket terus berlangsung,” kata Supriyanto kemarin. Untuk Minggu( 5/4),KA Cireks dari Cirebon tujuan Jakarta dan KA Argojati dari Cirebon tujuan Bandung, ujar dia, telah penuh dipesan sejak sepekan lalu.

Karenaitu, guna mengatasi lonjakan jumlah penumpang, pada Minggu ( 6/4), PT KAI akan menambah tiga gerbong eksekutif KA Cireks dan lima Argojati. Sementara itu, Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat mengajak masyarakat untuk berlibur ke Kota Cirebon.“ Sebagaimana diketahui,wilayah Cirebon memiliki beragam objek wisata menarik, termasuk kuliner yang mampu menggoyang lidah. Makanya, ayo berlibur ke Cirebon,” tutur Sultan.

Hingga kini, sejumlah objek wisata yang bisa dikunjungi wisatawan diantaranya Keraton Kasepuhan,Kanoman, Gua Sunyaragi, dan Astana Gunung Jati. Para wisatawan juga dapat mengunjungi sentra batik Trusmi, kerajinan rotan, kerang, batu alam, dan kebun mangga gedong gincu.

Tak hanya di Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon, wisatawan juga bisa mengunjungi berbagai objek wisata alam dan sejarah di Kabupaten Kuningan.

Didin Jalaludin/ Erika lia/ Fani ferdiansyah
(ftr)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
Saksi Mata Ungkap Detik-detik...
Saksi Mata Ungkap Detik-detik Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran
4 jam yang lalu
Kebakaran Melanda Pasar...
Kebakaran Melanda Pasar Jiung Kemayoran, Petugas Damkar Masih Berupaya Padamkan Api
6 jam yang lalu
Workshop Pengasuh Bahas...
Workshop Pengasuh Bahas Strategi Pesantren Tetap Berkembang di Era Disrupsi
7 jam yang lalu
Kebakaran Melanda Permukiman...
Kebakaran Melanda Permukiman Padat Penduduk di Kemayoran Malam Ini
7 jam yang lalu
Ini Identitas Korban...
Ini Identitas Korban Tewas dan Hilang Akibat Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor
8 jam yang lalu
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Berhasil Bendung Peredaran Tramadol di Jakpus
8 jam yang lalu
Infografis
6 Alasan Ribuan Narapidana...
6 Alasan Ribuan Narapidana Masuk Islam di Penjara AS Setiap Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved