Warga Pertanyakan Hasil Penggerebekan Sarang Narkoba

Rabu, 01 April 2015 - 20:00 WIB
Warga Pertanyakan Hasil...
Warga Pertanyakan Hasil Penggerebekan Sarang Narkoba
A A A
BATAM - Warga Simpang Dam, Kampung Aceh, Kelurahan Mukakuning, Kecamatan Seibeduk, mengaku tidak puas dengan penggerebekan yang dilakukan tim gabungan Polda Kepri dan Polresta Barelang.

Warga merasa puluhan orang yang ditangkap itu hanya keroconya saja, sementara bandar besarnya diduga masih bebas.

Salah seorang warga, Bahano mengatakan, apa yang dilakukan oleh polisi sudah tepat memberantas aksi kejahatan dan peredaran Narkoba di Kapung Aceh .

Namun, dia sangat menyangkan aksi gabungan yang besar dan lengkap tidak dapat mengungkap bandar besarnya."Yang ditangkap hanya pemain kecil saja. Bandar besarnya tak ditangkap, padahal sudah banyak polisi yang turun," ujar Ismail, Rabu (1/4/4/2015).

Ismail mempertanyakan keseriusan operasi oleh aparat, yang tak berhasil menangkap bos besarnya. "Kok bandar besar tak ditangkap, hanya keroconya saja yang diamankan. Tapi kami apresiasilah kinerja aparat," katanya.

Sementara itu, Lurah Mukakuning Heri Rustanto mengatakan, sebelumnya tak tahu dengan adanya penggerebekan tersebut. Dia mengaku mengetahui, setelah dijemput polisi di kantornya untuk ikut dalam penggerebekan.

"Saya sendiri tak tahu penggerebekan ini. Saya tadi dijemput ke kantor lurah. Kegiatan ini sangat positif, karena Narkoba merupakan penyakit masyarakat," sebutnya kepada wartawan.

Heri sebelumnya sudah mendengar desas-desus peredaran Narkoba dari warga setempat. Namun, baru kali ini turun langsung menggerebek peredaran Narkoba di Kampung Aceh .

Menurutnya, di Kampung Aceh ada sekitar 400 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah penduduk lebih dari 1200 jiwa."Saya berharap, masyarakat Kampung Aceh kembali kepada jalur yang benar, tidak lagi mengkonsumsi Narkoba," harapnya.

Kapolda Kepri Brigjen Pol Arman Depari mengatakan, akan mendirikan tenda dari Brimob Polda Kepri guna menjaga Kampung Aceh dari genggaman para pelaku Narkoba.

"Hari ini tenda Brimob akan didirikan di sini. Anggota Brimob juga akan berpatroli, supaya tidak ada pengedar Narkoba yang masuk kampung ini," katanya.
(nag)
Berita Terkait
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Terlibat Penyelundupan...
Terlibat Penyelundupan Narkoba, PM Kepulauan Virgin Ditangkap
Kolombia Sita Kapal...
Kolombia Sita Kapal Selam Narkoba, Angkut 3 Ton Kokain
6 Artis Indonesia Ditangkap...
6 Artis Indonesia Ditangkap Terkait Kasus Narkoba Sepanjang 2024
Beberapa Negara Berikan...
Beberapa Negara Berikan Hukuman Mati Bagi Kasus Narkoba
Penggerebekan Kampung...
Penggerebekan Kampung Narkoba di Matraman
Berita Terkini
MUI Tegas soal Kekerasan...
MUI Tegas soal Kekerasan Santri di Lombok: Harus Diproses Hukum, Tak Boleh Diselesaikan Internal
42 menit yang lalu
Ada Konser Akbar di...
Ada Konser Akbar di Monas, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
55 menit yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi, Semburkan Kolom Abu 1.000 Meter
3 jam yang lalu
Fenomena Bediding Terjadi...
Fenomena Bediding Terjadi Lagi, BMKG: Suhu di Dieng Hampir Sentuh Titik Beku 0,7 Derajat Celsius
4 jam yang lalu
JPO Tendean Bakal Dibangun...
JPO Tendean Bakal Dibangun Lagi, Jangka Pendek Bikin Zebra Cross
5 jam yang lalu
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
14 jam yang lalu
Infografis
Hasil Drawing Piala...
Hasil Drawing Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Bentrok dengan Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved