Gara-gara Sapi, Ahok Merasa Bicara Apapun Salah
Senin, 30 Maret 2015 - 15:54 WIB
Gara-gara Sapi, Ahok Merasa Bicara Apapun Salah
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama atau Ahok merasa serba salah jika berbicara. Terakhir, Ahok dituntut meminta maaf dan disatroni 'jawara' Betawi karena menamakan calon anak sapi dengan sebutan USB atau Untuk Sapi Betawi.
"Makanya saya mau tanya kamu tahu sapi Madura enggak? Mesti minta maaf sama orang Madura? Orang Madura justru bangga punya sapi Madura. Sapi Sumba? Sapi Bali? Kenapa kita menyebut sapi Bali enggak minta maaf sama orang Bali karena dia bangga," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (30/3/2015).
Ahok mengatakan, penamaan USB karena sapi tersebut milik Pemerintah DKI Jakarta. Diharapkan sapi-sapi yang sedang dikembangkan tersebut bisa menjadi sapi unggulan DKI.
"Nanti kalau saya sebut sapi Basuki, kamu tersinggung lagi karena bukan milik saya karena ini kan Pemda. Begitu mau dipatenkan pakai nama sapi Betawi malah marah. Harusnya bangga dong Jakarta punya sapi unggulan, jadi rasisnya di mana," tanya Ahok.
Mengenai demo dan protes sejumlah ormas Betawi, Ahok menuding mereka bukan salah mengartikan namun sudah ada yang mengatur semua ini.
"Bukan (salah mengartikan) saya curiga jangan-jangan diatur-atur politik. Karena kan sekarang memang lagi cari-cari salah saya apa, gitu kan. Saya ngomong apa juga salah," ketusnya.
"Makanya saya mau tanya kamu tahu sapi Madura enggak? Mesti minta maaf sama orang Madura? Orang Madura justru bangga punya sapi Madura. Sapi Sumba? Sapi Bali? Kenapa kita menyebut sapi Bali enggak minta maaf sama orang Bali karena dia bangga," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (30/3/2015).
Ahok mengatakan, penamaan USB karena sapi tersebut milik Pemerintah DKI Jakarta. Diharapkan sapi-sapi yang sedang dikembangkan tersebut bisa menjadi sapi unggulan DKI.
"Nanti kalau saya sebut sapi Basuki, kamu tersinggung lagi karena bukan milik saya karena ini kan Pemda. Begitu mau dipatenkan pakai nama sapi Betawi malah marah. Harusnya bangga dong Jakarta punya sapi unggulan, jadi rasisnya di mana," tanya Ahok.
Mengenai demo dan protes sejumlah ormas Betawi, Ahok menuding mereka bukan salah mengartikan namun sudah ada yang mengatur semua ini.
"Bukan (salah mengartikan) saya curiga jangan-jangan diatur-atur politik. Karena kan sekarang memang lagi cari-cari salah saya apa, gitu kan. Saya ngomong apa juga salah," ketusnya.
(ysw)