Majalengka Krisis Stok Darah

Senin, 30 Maret 2015 - 10:23 WIB
Majalengka Krisis Stok...
Majalengka Krisis Stok Darah
A A A
MAJALENGKA - krisis persedian darah mendera Kabupaten Majalengka. Setiap tahunnya harus kekurangan sekitar 300-400 labu darah. Akibat kondisi itu, Palang Merah Indonesia (PMI) terpaksa meminta pasokan darah dari Kota Bandung.

Direktur Unit Donor Darah PMI Kabupaten Majalengka Odi Suswandi mengemukakan, minimnya persediaan darah sudah terjadi sejak beberapa bulan ke belakang. Bahkan, labu darah yang harus tersedia setiap bulannya hanya 600-700 labu. “Semestinya batas minimal stok darah yang tersedia setiap bulannya 1.000 labu. Untuk memenuhi hingga sebesar itu, kami meminta bantuan PMI Kota Bandung,” katanya, di sela aksi donor darah yang digelar Taruna Merah Putih (TMP) Kabupaten Majalengka bekerjasama dengan PMI, kemarin.

Menurut Odi, pasokan darah yang tersedia itu diprioritaskan untuk disuplai ketiga rumah sakit di Majalengka, seperti RSUD Cideres, RSUD Ma jalengka, dan RS Bedah Panyingkiran. “Stok darah selalu minim, sementara kebutuhan sangat tinggi. Kekurangan darah ter jadi kesemua golongan, baik itu O, A, B, AB, dan lain-lain,” kata nya. Pihaknya berharap, dengan adanya kegiatan semacam itu dapat menumbuhkan kesadaran dari masyarakat untuk saling berbagai ter hadap sesama.

“Kekurangan stok darah ini dipicu rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan donor darah. Kegiatan donor darah seperti ini akan terus dilakukan PMI bekerjasama dengan pihak manapun untuk menjaga ketersediaan darah di PMI agar tetap aman,” ucapnya. Sementara itu, pengurus Taruna Merah Putih Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, mengumpulkan 240 labu darah di arena car free day (CFD) Jalan KH Zainal Mustofa, Kota Tasikmalaya, kemarin.

Kegiatan donor tersebut serentak dilaksanakan di 25 Kabupaten dan kota se-Jawa Barat dengan harapan bisa memberikan contoh dan mengajak masyarakat untuk secara sukarela mendonorkan darahnya. Karena selama ini kebutuhan darah di UDD PMI selalu tidak terpenuhi dan mengandalkan dari pendonor keluarga pasien saja. Padahal, untuk Kota dan Kabupaten Tasikmalaya saja membutuhkan sedikitnya 1.500 labu darah setiap bulannya.

Selama ini hanya mampu terpenuhi sebanyak 600 labu saja. “Mengetahui hal itulah kami menggelar acara ini dengan harapan bisa mengajak masyarakat lain untuk secara sukarela mendonorkan darahnya. Kepada anak muda pula diharapkan donor darah menjadi gaya hidupnya. Apalagi donor darah itu sehat untuk badan dan metabolisme tubuh, makanya kami mengajak seluruh lapisan masyarakat kepada kebaikan ini,” ungkap Ketua Taruna Merah Putih Kabupaten Tasikmalaya Demi Hamzah Rahadian.

Ajang donor darah di arena CFD disambut baik, yakni dengan antusiasme warga yang cukup tinggi. Mereka ber harap, kegiatan seperti itu rutin dilakukan seminggu sekali. “Saya pernah butuh darah untuk keluarga yang sakit tetapi stok di PMI tidak ada,” kata Yusup Iskandar,39, warga Ciranjang Tawang.

Ade nurjanah/ nanang kuswara
(bhr)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
1 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
2 jam yang lalu
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
3 jam yang lalu
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
13 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
15 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
15 jam yang lalu
Infografis
Makan Daging Kambing...
Makan Daging Kambing Menyebabkan Darah Tinggi, Mitos Atau Fakta?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved