Yudi Minta BPPT Jangan Persulit Perizinan

Jum'at, 27 Maret 2015 - 14:51 WIB
Yudi Minta BPPT Jangan...
Yudi Minta BPPT Jangan Persulit Perizinan
A A A
SEMARANG - Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Yudi Chrisnandi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Badan Pelayanan dan Perizinan Terpadu (BPPT) Kota Semarang.

Setiap unit pelayanan publik yang terkait dengan kegiatan ekonomi diminta tidak mempersulit izin usaha. Yudi melakukan tinjuan lapangan untuk memastikan aparatur yang bekerja di unit-unit pelayanan publik bekerja dengan baik. Apalagi BPPT berhubungan langsung dengan kegiatan-kegiatan ekonomi masyarakat.

“Presiden menugaskan kami agar seluruh unit-unit pelayanan masyarakat yang terkait ekonomi harus bekerja profesional, tidak tebang pilih, netral, dan jangan persulit izin usaha karena izin-izin usaha itu untuk menggerakkan ekonomi nasional,” paparnya. Dia meminta BPPT harus memastikan berapa hari selesainya pengurusan perizinan dan biayanya. Sebab, birokrasi harus mampu melayani masyarakat secara profesional dan tidak berbelit-belit.

“Birokrasi hadir bukan untuk mempersulit, tapi untuk memberi kemudahan,” tandasnya. Kinerja BPPT Kota Semarang dinilai cukup baik. Yudi sempat meninjau pendaftaran dan pelayanan perizinan usaha serta ruang kerja pegawai di kantor BPPT. Sejumlah orang yang sedang mengurus perizinan sempat ditanya pelayanan yang diberikan oleh pegawai BPPT.

“BPPT Semarang sekilas cukup baik, masyarakat yang kebetulan mengurus izin tidak ada yang mengeluh, artinya pelayanan sudah cukup baik, pegawai juga sudah bekerja baik,” paparnya. Setiap hari terdapat 100- 200 pengajuan perizinan yang ditandatanganinya. Pelayanan perizinan terdiri atas tiga macam, yaitu bidang perekonomian, pembangunan, dan kesejahteraan lingkungan.

“Paling banyak di bidang perekonomian seperti SIUP, TDP, dan lainnya,” ucap Kepala BPPT Kota Semarang Sri Martini. Mengenai kabar rencana penghapusan dana pensiunan PNS Yudi Chrisnandi membantahnya. Pemerintah tidak pernah berpikir menghapuskan pensiunan PNS. “Pensiunan PNS itu diatur dalam UU dan PP, jadi pasti akan mendapatkannya,” ujarnya.

Pelayanan Publik Dituntut Inovatif


Yuddy Chrisnandi meminta Pemprov Jawa Tengah selalu inovatif memberikan pelayanan publik kepada masyarakat. “Salah satu inovasinya adalah dengan menerapkan pemerintahan berbasis elektronik (egovernment ) dengan sistem ini maka masyarakat bisa partisipasi dalam melihat perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan kegiatan pemerintahan,” kata Yuddy.

M abduh/amin fauzi
(bbg)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Tinjau SDN Babakan 01...
Tinjau SDN Babakan 01 Pascarevitalisasi, Wakil Wali Kota Tangsel Pastikan KBM Nyaman
10 menit yang lalu
JakFair 2026 Kembali...
JakFair 2026 Kembali Digelar, Puluhan Band Disiapkan Ramaikan Pengunjung
1 jam yang lalu
Manfaat MBG Perlu Diperluas,...
Manfaat MBG Perlu Diperluas, Partai Perindo Dukung Penguatan BGN di Sulut
1 jam yang lalu
PSN Papua Tetap Perhatikan...
PSN Papua Tetap Perhatikan Kelestarian Lingkungan dan Serap Ribuan Tenaga Kerja OAP
2 jam yang lalu
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
5 jam yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
7 jam yang lalu
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved