Ahok Diminta Jaga Etika, Tak Lagi Berucap Kata Kotor
Minggu, 22 Maret 2015 - 13:45 WIB
Ahok Diminta Jaga Etika, Tak Lagi Berucap Kata Kotor
A
A
A
JAKARTA - Indonesia Public Institute (IPI) mengingatkan agar Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjaga etika dengan tidak lagi mengucapkan kata-kata kotor.
Analis politik senior IPI Karyono Wibowo menilai lontaran kata-kata kotor yang disampaikan Ahok merupakan sikap yang tidak pantas.
"Ingat, Indonesia bukan negara barbar. Ahok harus mengedepankan etika," kata Karyono, Sabtu 21 Maret kemarin.
Karyono menuturkan, dalam kultur dan budaya timur, khususnya di Indonesia, etika dan sopan santun harus dikedepankan. Segala perbedaan pandangan antara Ahok dengan DPRD DKI Jakarta juga bisa diselesaikan dengan menggunakan kepala dingin.
"Apalagi Ahok seorang pemimpin. Sudah seharusnya menjadi panutan bagi warga DKI Jakarta," tuturnya. Menurut Karyono, selama memimpin Jakarta, Ahok telah melakukan terobosan. Sejumlah terobosan yang dilakukan Ahok di antaranya, pemilihan lurah melalui mekanisme lelang.
Reformasi dalam jajaran birokrasi, memberangkatkan puluhan pengurus masjid dan musala di Jakarta."Terobosan Ahok cukup baik dalam bidang manajerial, tapi itu saja kan tidak cukup. Ahok harus menjaga etika. Itu yang penting," ucapnya.
Analis politik senior IPI Karyono Wibowo menilai lontaran kata-kata kotor yang disampaikan Ahok merupakan sikap yang tidak pantas.
"Ingat, Indonesia bukan negara barbar. Ahok harus mengedepankan etika," kata Karyono, Sabtu 21 Maret kemarin.
Karyono menuturkan, dalam kultur dan budaya timur, khususnya di Indonesia, etika dan sopan santun harus dikedepankan. Segala perbedaan pandangan antara Ahok dengan DPRD DKI Jakarta juga bisa diselesaikan dengan menggunakan kepala dingin.
"Apalagi Ahok seorang pemimpin. Sudah seharusnya menjadi panutan bagi warga DKI Jakarta," tuturnya. Menurut Karyono, selama memimpin Jakarta, Ahok telah melakukan terobosan. Sejumlah terobosan yang dilakukan Ahok di antaranya, pemilihan lurah melalui mekanisme lelang.
Reformasi dalam jajaran birokrasi, memberangkatkan puluhan pengurus masjid dan musala di Jakarta."Terobosan Ahok cukup baik dalam bidang manajerial, tapi itu saja kan tidak cukup. Ahok harus menjaga etika. Itu yang penting," ucapnya.
(whb)