Bergeser ke Ciawi, Keberadaan Imigran Gelap Dikeluhkan Masyarakat

Jum'at, 20 Maret 2015 - 04:12 WIB
Bergeser ke Ciawi, Keberadaan...
Bergeser ke Ciawi, Keberadaan Imigran Gelap Dikeluhkan Masyarakat
A A A
BOGOR - Upaya penertiban imigran gelap yang dilakukan Pemkab bekerjasama dengan Kantor Imigrasi Bogor dikawasan Puncak, Cisarua-Megamendung, Kabupaten Bogor sepertinya tidak efektif.

Pasalnya, selain mereka beroperasi secara terselubung dan sembunyi-sembunyi di kawasan Puncak, para Pekerja Seks Komersial (PSK) asal timur tengah (Timteng) juga melayani lelaki hidung belang di vila-vila yang tempatnya tersembunyi.

Bahkan, informasi diperoleh paska penertiban pada akhir 2014 lalu, banyak imigran gelap yang bergeser ke wilayah Kecamatan Ciawi berbatasan denga Gadog-Megamendung. Para pencari suaka itu, kini berbondong-bondong mencari lokasi baru guna menghindari razia yang akhir-akhir ini gencar dilakukan.

Berdasarkan pantauan mereka bermukim di Kampung Pendeuy, Desa Pandansari, Ciawi, Kabupaten Bogor atau sekitar lima kilometer dari Cisarua. Alhasil, keberadaan pengungsi korban konflik di negara asalnya itu menuai protes warga setempat.

"Warga tidak mau para imigran gelap ini ada kampung kami. Dampak negatif keberadaan imigran gelap di Puncak, jangan sampai terjadi disini," kata M Hanapi (39) warga Kampung Pendeuy, Desa Ciawi, Kabupaten Bogor.

Ia menambahkan, sejak beberapa bulan lalu, rumah warga maupun kos-kosan banyak dihuni para imigran. Persoalan ini, dikhawatirkan menimbulkan masalah sosial antara pendatang dengan pribumi.

"Jika tidak ada tindakan dari aparat berwenang. Kami akan melakukan sweeping. Perbedaan kultur budaya, sering menimbulkan gesekan," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Ciawi, Tri Sugiarti engaku, dirinya telah meminta pemerintah desa agar melakukan pendataan pendatang baru khususnya para imigran dari kawasan puncak.

"Saya sudah meminta pemdes Pandansari melakukan pendataan. Keberadaan imigran, tidak bolah dibiarkan karena akan berdampak terhadap kondisi lingkungan," ujarnya.
(ysw)
Berita Terkait
Ditjen Imigrasi tangkap...
Ditjen Imigrasi tangkap 17 WN Vietnam Pekerja Klinik Bedah
Kapal Pengangkut Imigran...
Kapal Pengangkut Imigran Gelap Terbalik di Italia, 40 Hilang
Viral Aksi Joget Mahasiswa...
Viral Aksi Joget Mahasiswa Aceh Usir Ratusan Imigran Gelap Rohingya
Dibawa Kabur Imigran...
Dibawa Kabur Imigran Gelap, Mobil Dinas Rudenim Ditemukan di Masjid
Uni Eropa Setujui Aturan...
Uni Eropa Setujui Aturan Lebih Ketat untuk Tangani Imigran Gelap
10 Fakta Mengerikan...
10 Fakta Mengerikan Rute Gelap Imigran ke Eropa, Seperti Mempertaruhkan Nyawa
Berita Terkini
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
59 menit yang lalu
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
2 jam yang lalu
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
3 jam yang lalu
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
10 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
11 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
12 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved