Kesadaran Minim, Si Jago Merah Ancam Ibu Kota

Senin, 16 Maret 2015 - 01:42 WIB
Kesadaran Minim, Si...
Kesadaran Minim, Si Jago Merah Ancam Ibu Kota
A A A
JAKARTA - Peristiwa kebakaran masih terus mengancam Jakarta setiap tahunnya. Lemahnya kesadaran masyarakat mencegah kebakaran menjadi salah satu ancaman kebakaran menghantui warga Ibu Kota.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta mencatat hingga 15 Maret terjadi 177 kasus kebakaran. Pengamat perkotaan dari Universitas Trisakti Yayat Supriyatna mengatakan, lemahnya kesadaran masyarakat dalam mencegah persitiwa kebakaran membuat Jakarta mendapat predikat rawan kebakaran.

Hampir setiap tahunnya, ribuan peristiwa kebakaran terjadi, kerugian pun mencapai miliaran rupiah."Mengatasi kebakaran itu harus dimulai dari sistem pencegahannya, bukan menangani peristiwa kebakarannya," kata Yayat Supriyatna saat dihubungi Minggu (15/3/2015).

Yayat menjelaskan, penyebab utama kebakaran itu yakni korsleting listrik, khususnya di perkantoran atau gedung-gedung tinggi. Sebab, hampir setiap tahunnya, teknologi yang berhubungan dengan listrik terus di instalasi dalam perkantoran.

Sedangkan untuk dipemukiman padat, kata Yayat, selain listrik, kebakaran juga disebabkan oleh kompor, bahan bakar gas, lilin dan sebagainya. Dia melihat, masyarakat di kawasan perkantoran ataupun pemukiman kerap menyepelekan penyebab-penyebab kebakaran tersebut.

"Pemprov harus terus meningkatkan pembinaan kepada masyarakat agar kebakaran di Jakarta dapat terminimalisir," ujarnya.

Kepala Bidang Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) DKI Jakarta, Abdul Chair mengatakan guna mengurangi angka kebakaran harus dimulai dari pencegahan."Sejak 2014 hingga saat ini, pihaknya sudah mendapatkan 2.800 Barisan Sukarelawan Kebakaran (Balakar) yang tersebar di lseluruh Jakarta.

Selain itu, lanjut Choir, pihaknya juga memberikan alat pelindung diri (APD) di masing-masing RW. Alat yang diberikan mulai dari pawang geni, sepeda motor damkar, pompa air, dan apar."Balakar ini kan warga. Kami berikan itu agar warga sudah bisa melakukan pencegahan awal sebelum membesarnya api ketika terjadi kebakaran di wilayahnya," katanya.

Berdasarkan catatan DPKP sendiri, wilayah Jakarta Barat masih mendominasi kebakaran paling terbanyak. Tercatat, dalam kurun waktu Januari hingga Maret ini terdapat 43 kasus kebakaran.
(whb)
Berita Terkait
Peristiwa Kebakaran...
Peristiwa Kebakaran di Jakarta yang Menelan Korban Jiwa
Akibat Pembakaran Sampah,...
Akibat Pembakaran Sampah, 5 Bangunan di Cakung Ludes Terbakar
Kebakaran Akibat Trafo...
Kebakaran Akibat Trafo Berjalan Meledak di Muara Angke, 150 Warga Terdampak
Ruang Marbot Masjid...
Ruang Marbot Masjid Istiqomah Terbakar, 6 Mobil Damkar dan 35 Petugas Dikerahkan
Korsleting Listrik,...
Korsleting Listrik, Kabel PLN Kebon Pala Jakarta Timur Terbakar
25 Rumah di Jalan Pemuda...
25 Rumah di Jalan Pemuda Jakarta Timur Ludes Terbakar
Berita Terkini
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
53 menit yang lalu
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
57 menit yang lalu
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
1 jam yang lalu
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
1 jam yang lalu
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
2 jam yang lalu
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
2 jam yang lalu
Infografis
Ancam Hancurkan Separuh...
Ancam Hancurkan Separuh Dunia, Ini Kekuatan Sebenarnya Senjata Nuklir Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved