Andalkan Gaya Lokal, Komik Diyakini Tetap Eksis

Minggu, 15 Maret 2015 - 10:40 WIB
Andalkan Gaya Lokal,...
Andalkan Gaya Lokal, Komik Diyakini Tetap Eksis
A A A
MEDAN - Fajar Maulana adalah komikus muda asal Kota Medan yang masih punya keyakinan kalau komik tetap memiliki tempat di hati masyarakat, meski saat ini penggemarnya semakin menurun akibat tergerus zaman.

Agar komik tetap melekat di hati warga Medan, pemuda berkaca mata ini punya kiat tersendiri. Misalnya, hasil kreativitas komik yang diciptakan ada kekhasan, terutama soal logat dan bahasa. “Harus dengan komik yang tampil beda dong .

Kota Medan kan punya khas tersendiri, terutama soal logat dan bahasanya yang terkenal di Tanah Air. Jadi, saya selalu membuat komik dengan isu yang lagi hangat di Medan, tentu dengan gaya bahasa anak Medan,” kata Fajar ketika berbincang santai dengan KORAN SINDO MEDAN barubaru ini.

Menurut Fajar, dengan membuat komik yang berkarakter khas Medan, Fajar tak risau penggemar komik akan lari ke bentuk entertainment ringan lainnya. Hingga sekarang pun masih banyak peminatnya. Apalagi kalau komik-komik tersebut dibuat dengan cerita-cerita lucu yang sedang up date.

Fajar mencontohkan, saat ini di wilayah Kota Medan dan sekitarnya, seperti Binjai, Langkat, dan Lubukpakam sedang hangat dengan isu si “Kakek Sarung”. Si Kakek Sarung tersebut adalah pengemis yang datang ke rumah-rumah warga.

Setelah mengemis, si kakek memberikan sarungnya kepada orang yang memberi sedekah. Mitos yang berkembang, jika tersentuh dengan sarung tersebut akan terkena penyakit keras, bahkan meninggal dunia. “Jadi isu ini kan lagi hangat sekarang, jadi kami sempat buatkan komiknya.

Namun pendek saja, tetapi cukup lucu. Dan ketika kami upload ke media sosial, ternyata mendapat komentar dari ratusan pencinta komik,” ungkapnya. Fajar mengaku setiap hari selalu berpikir untuk menghadirkan komik-komik baru dengan ide-ide lucu. Komik-komik yang dibuatnya tersebut rata-rata di upload ke media sosial untuk meminta tanggapan dari masyarakat Kota Medan.

Dengan mengunggah ke media sosial juga akan membuat komik-komik mereka semakin laris. Fajar juga punya kiat lainnya agar komik tetap eksis. Cara lainnya dengan membentuk komunitas penulis komik bernama Digidoy . Digidoy merupakan karakter komik karya anak Medan yang mengedepankan konteks lokal.

Selain untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat Medan, dengan konteks lokal ini juga diharapkan mampu mengangkat cerita-cerita menarik. “Digidoy ini mampu menghadirkan komik-komik yang bagus, lucu, dan unik di Medan. Jadi, kami juga harus mengikuti isu-isu yang lagi tren di Kota Medan. Isu ini penting agar selalu mendapat tempat di hati masyarakat,” ucapnya.

Setelah terbentuknya komunitas tersebut, mereka sudah cukup banyak menerbitkan komik-komik menarik. Seperti komik berjudul Kek Ginilah Medan, Medan Punya Cerita dan Kakek Sarung . “Komik-komik ini mendapatkan sambutan yang cukup hangat dari masyarakat karena ceritaceritanya yang lucu dan menarik,” ujar Fajar.

Panggabean Hasibuan
(bhr)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu...
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu Sumatera Utara
Berita Terkini
Komitmen Perkuat UMKM...
Komitmen Perkuat UMKM dan Lapangan Kerja, Bupati Rudy Susmanto Raih Penghargaan Nasional!
9 menit yang lalu
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Polda Metro: Tak Serta Merta Penyidikan Jadi Tidak Sah
49 menit yang lalu
Bea Cukai Priok Musnahkan...
Bea Cukai Priok Musnahkan BDN dan BTD, Selesaikan Masalah Kontainer Longstay
58 menit yang lalu
Meriah! Pengwil INI...
Meriah! Pengwil INI Jateng Gelar Peringatan HUT ke-118 Ikatan Notaris Indonesia di Solo dan Karanganyar
2 jam yang lalu
Jarak ke RS Capai 200...
Jarak ke RS Capai 200 Km, Legislator Perindo Fendi Yulianto Sumbang Ambulans untuk Warga Pesisir Selatan
2 jam yang lalu
Pemkot Bogor Hapus Ratusan...
Pemkot Bogor Hapus Ratusan Angkot Tua, Perindo Dorong Transportasi Modern dan Ramah Lingkungan
2 jam yang lalu
Infografis
Houthi Tembak Jatuh...
Houthi Tembak Jatuh Drone AS dengan Rudal Buatan Lokal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved