Jelang Pemilihan Pengurus, Apartemen Ini Dijaga Ketat Ratusan Personel Polri/TNI

Rabu, 11 Maret 2015 - 22:17 WIB
Jelang Pemilihan Pengurus,...
Jelang Pemilihan Pengurus, Apartemen Ini Dijaga Ketat Ratusan Personel Polri/TNI
A A A
JAKARTA - Ratusan petugas gabungan dari Polri/TNI dikerahkan untuk melakukan pengamanan di Apartemen Taman Kemayoran Condominium (TKC), Jakarta Pusat. Pengamanan ini dilakukan menjelang pemilihan pengurus apartemen tersebut.

Kapolsek Kemayoran Kompol Suyud mengatakan, penempatan ratusan personel keamanan ini dilakukan karena sejak beberapa bulan terakhir di lokasi ini kerap terjadi ketegangan antara penghuni dan pengurus apartemen.

"Tadi saja ada rapat laporan pertanggungjawaban Ketua Persatuan Pengurus Perhimmpunan Rumah Susun (PPPRS) di Apartemen TKC penghuni bersitegang dengan pengurus. Makanya kita tempatkan 120 personel gabungan," kata Suyud kepada wartawan, Rabu (11/3/2015).

Suyud meminta kepada penghuni apartemen jangan membuat kericuhan. Suyud berjanji jika nanti ada yang coba-coba membuat kericuhan di lokasi apartemen, petugas akan langsung menangkap.
Karena kita tidak mau kawasan apartemen ricuh terkait pengurusan pengelola. Sementara itu informasi yang dihimpun kericuhan terjadi karena penghuni menduga pengurus melakukan tindak pidana korupsi.

Ketua PPPRS Wongwa Groho alias Atoy mengatakan, dirinya dan seketaris serta notaris digugat para penghuni sebesar Rp500 juta. Mereka menggugat karena menduga Atoy menyelewengkan keuangan kepengurusan apartemen yang sudah dipegang selama tiga tahun.

"Bisa dilihat mana ada saya menyelewengkan duit. Saya di sini justru mengurus perbaikan pompa air sebanyak 8 pompa dari 12 yang ada dengan total perbaikan Rp500 juta," ucap Atoy.

Atoy menambahkan berkas perkara gugatan juga sudah masuk ke Mahkamah Agung tapi ditolak. Atoy mengaku sudah lelah, dirinya menjadi pengurus yang selalu dituding melakukan kecurangan.
Padahal dalam pengurusan dahulu jauh dari harapan karena tidak banyak perubahan."Tarif perawatan kondominium selama tiga tahun tidak saya naikkan. Kalau di sini mau ada penggantian pengurusan ya terserah saja. Yang jelas saya akan menghantarkan pengurus yang baru," cetusnya.

Sementara itu, Faizal salah staf Dinas Perumahan Provinsi DKI Jakarta mengatakan, pemilihan ketua pengurus sebenarnya akan berlangsung 2 minggu kedapan."Jadi di sini masih didata mana penghuni yang menyewa dan pemilik. Biar semuanya lebih jelas jangan sampai masalah seperti ini meluas," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Antisipasi Kerusuhan,...
Antisipasi Kerusuhan, Kapolri Diminta Evaluasi Kinerja Para Kapolda
Massa Pendemo Lempari...
Massa Pendemo Lempari Polisi dengan Batu dan Petasan di Harmoni
Pria Petugas Keamanan...
Pria Petugas Keamanan Tewas Dianiaya
Diduga Hendak Lakukan...
Diduga Hendak Lakukan Kerusuhan di Jakarta, 30 Remaja Berpakaian Hitam Diamankan
Kapolres Jaksel Ajak...
Kapolres Jaksel Ajak Warga Manggarai Jaga Situasi Aman
Kemlu: Keterlibatan...
Kemlu: Keterlibatan Indonesia pada ISF Bukan Misi Tempur
Berita Terkini
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
2 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
3 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
5 jam yang lalu
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
6 jam yang lalu
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
7 jam yang lalu
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
7 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved