Ahok Harap Proses Angket di DPRD DKI Transparan
Rabu, 11 Maret 2015 - 09:08 WIB
Ahok Harap Proses Angket di DPRD DKI Transparan
A
A
A
JAKARTA - Proses hak angket Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta sudah dimulai sejak beberapa hari yang lalu. Bahkan beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sudah mulai dipanggil untuk kebutuhan penyelidikan.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berharap, proses hak angket di DPRD DKI itu bisa berjalan secara transparan dan terbuka. Hal itu untuk membuktikan kepada masyarakat, bagaimana mengetahui penyampaian APBD DKI 2015 ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
"Saya (Ahok) harapkan apa yang sudah digembar-gemborkan kita semua. Bahwa angket untuk membuat semua (permasalahan menjadi) terang benderang ke publik bisa ditunjukkan dengan membuat semua rapat angket terbuka," tutur Ahok yang masih terjangkit demam berdarah itu dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Selasa 10 Maret 2015 malam.
Tak hanya itu, Ahok meminta, agar panitia hak angket mengizinkan staf humas Pemprov DKI merekam seluruh aktivitas proses rapat angket.
"Tidak ada satu detik pun yang tidak kami rekam dengan kamera. Saya sudah minta Humas Pemda juga untuk masuk (ke ruang rapat). Semoga tim angket mengizinkan (humas DKI merekam rapat) sesuai komitmen transparansi kita semua," pintanya.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berharap, proses hak angket di DPRD DKI itu bisa berjalan secara transparan dan terbuka. Hal itu untuk membuktikan kepada masyarakat, bagaimana mengetahui penyampaian APBD DKI 2015 ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
"Saya (Ahok) harapkan apa yang sudah digembar-gemborkan kita semua. Bahwa angket untuk membuat semua (permasalahan menjadi) terang benderang ke publik bisa ditunjukkan dengan membuat semua rapat angket terbuka," tutur Ahok yang masih terjangkit demam berdarah itu dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Selasa 10 Maret 2015 malam.
Tak hanya itu, Ahok meminta, agar panitia hak angket mengizinkan staf humas Pemprov DKI merekam seluruh aktivitas proses rapat angket.
"Tidak ada satu detik pun yang tidak kami rekam dengan kamera. Saya sudah minta Humas Pemda juga untuk masuk (ke ruang rapat). Semoga tim angket mengizinkan (humas DKI merekam rapat) sesuai komitmen transparansi kita semua," pintanya.
(mhd)