Risma Raih Gelar Doktor HC dari ITS

Rabu, 04 Maret 2015 - 17:47 WIB
Risma Raih Gelar Doktor...
Risma Raih Gelar Doktor HC dari ITS
A A A
SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini raih gelar Doktor Honoris Causa dari Institut Teknologi 10 November (ITS) Surabaya, dalam bidang manajemen pembangunan kota di jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) ITS.

"Selamat untuk Bu Risma, sudah menjadikan Kota Surabaya sebagai kota hijau dan nyaman untuk bermukim," kata Ketua Senat ITS Prof Priyo Suprobo saat penganugerahan gelar doktor di Kampus ITS, Jalan Mulyorejo, Surabaya, Rabu (4/3/2015).

Suprobo mengatakan, ada beberapa pertimbangan kenapa Risma diberikan gelar kehormatan ini. Menurutnya, sepak terjang Risma selama menjabat sebagai Wali Kota Surabaya banyak membawa perubahan bagi Kota Pahlawan ini.

Penghargaan ini merupakan yang kedua dalam sejarah ITS. Sebelumnya, ITS sudah pernah memberikan gelar doktor kepada Hermawan Kertajaya.

Surat keputusan gelar Doktor Honoris Causa ini dibacakan oleh Ketua Komisi Profesor ITS Prof Ir Joni Hermana. Kata Joni, Risma memiliki leadership yang kuat dalam memimpin Surabaya.

"Atas dasar karya luar biasa bagi ilmu pengetahuan tekonologi dan kebudayaan, maka Tri Rismaharini berhak menyandang gelar Dr HC dalam sidang terbuka senat," paparnya.

"Risma mampu menginisiasi perencanaan dan pengawasan, serta memotivasi masyarakat utuk ikut membangun dan memelihara Kota Surabaya menjadi lebih manusiawi," tambahnya lagi.

Hal itu dibuktikan dengan membangun kepercayaan dan partisipasi masyarakat. Salah satunya adalah taman yang mati suri menjadi hidup. Kemudian, sungai menjadi bersih karena penanganan sampah yang efektif.

Suasana kota yang lebih ekologis pun secara spontan maupun terorganisasi. Dalam penganugerahan Doktor HC bagi Tri Rismaharini, sejumlah tokoh nasional juga tampak hadir.

Di antara para tokoh itu adalah mantan Menteri Kordinator Perekonomian Chairul Tanjung, mantan Menteri Pendidikan Muhammad Nuh, perwakilan Forpimda, serta Konsulat Jenderal Amerika Serikat, Jerman, dan Korea.‬
(san)
Berita Terkait
Protokol Kesehatan di...
Protokol Kesehatan di Berbagai Tempat Ditetapkan dengan Ketat
Pemkot Surabaya Kembali...
Pemkot Surabaya Kembali Perketat 19 Pos Masuk Surabaya
Pemkot Surabaya Sukses...
Pemkot Surabaya Sukses Gelar Kembali Parade Surabaya Juang
Alokasikan Rp 819 Miliar...
Alokasikan Rp 819 Miliar untuk Tangani Covid-19 di Surabaya
Libatkan Kader, Pemko...
Libatkan Kader, Pemko Surabaya Permudah Identifikasi Masalah dengan Aplikasi Sayang Warga
Ini Upaya Pemkot Surabaya...
Ini Upaya Pemkot Surabaya Maksimalkan Potensi Wisata Perkampungan
Berita Terkini
Sambut HUT Jakarta,...
Sambut HUT Jakarta, Ratusan Sispala Ikuti Lomba Dayung di BKT Jaktim
13 menit yang lalu
MNC University Bersama...
MNC University Bersama MNC Peduli Salurkan 2 Ton Beras untuk Warga Kelurahan Kebon Sirih
37 menit yang lalu
Gelar Nikah Massal,...
Gelar Nikah Massal, PGN Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan
1 jam yang lalu
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
14 jam yang lalu
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
15 jam yang lalu
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
15 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved