BNN Gencarkan Tes Urine di Tempat Hiburan

Rabu, 25 Februari 2015 - 12:05 WIB
BNN Gencarkan Tes Urine...
BNN Gencarkan Tes Urine di Tempat Hiburan
A A A
BANDUNG - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bandung berkomitmen terus menekan peredaran narkoba di wilayah ini dengan melakukan razia secara rutin ke sejumlah tempat hiburan malam.

Beberapa tempat yang akan menjadi bidikan BNN di antara tempat hiburan serta karaoke. BNN akan melakukan tes urine, untuk mengetahui apakah pengunjung tempat hiburan tersebut pengguna atau tidak. Kepala BNN Kota Bandung AKBP Yeni Siti Saodah mengaku, pihaknya bersama intansi pemerintahan lainnya secara in tensif akan melakukan kegiat an preventif dan pem berantasan peredaran gelap narkoba melalui kegiatan tes urine.

“Kami lakukan tes urine di tempat hiburan malam di Kota Bandung seperti karaoke,” ujarnya di Bandung kemarin. Diakui dia, upaya BNN menekan penggunaan narkoba, karena saat ini Indonesia masuk si tuasi darurat narkoba.

“Setiap hari ada 50 orang tewas karena narkoba. Dapat dikatakan jumlah korban bom teroris sama dengan jumlah korban narkoba dalam sehari. Akibat dari nar koba ini menyamai jumlah serangan teroris,” ujarnya.

Jika tidak dicegah dan di berantas, dilanjutkan Yenni, masa depan generasi Indonesia akan terancam. Dia mengatakan, berdasarkan pertemuan BNN dengan badan atau menteri yang mengurusi narkotika se-Asia Tenggara. Ternyata transaksi narkotika di ASEAN, 40 persennya berada di Indonesia.

Transaksi narkotika di ASEAN per tahunnya mencapai Rp110 triliun dan di Indonesia sendiri berkisar Rp48 triliun. Hal tersebut memposisikan Indonesia sebagai negara teratas dalam urusan transaksi narkotika dibandingkan negara lainnya di ASEAN.

Narkoba juga sudah memasuki berbagai lapisan masyarakat. “Kasus terbaru pada 6 Januari 2015, seorang musisi ke namaan Indonesia Fariz Rustam Munaf, ditangkap di rumah kediamannya saat mengkonsumsi narkoba,” jelasnya.

Diungkapkan Yeni, pihaknya menjalankan tugas sekaligus ibadah dengan menolong orang terutama pecandu. “Para pecandu narkoba adalah orang yang membutuhkan pertolongan melalui pengobatan dengan direhabilitasi. Dengan kasih sayang, kami hadir untuk menyadarkan para pecandu agar bersedia diobati dan mampu merehabilitasi hidup,” ungkapnya.

Yugi prasetyo
(bhr)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
3 menit yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
34 menit yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
59 menit yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
1 jam yang lalu
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
4 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved