Gara-Gara Utang, Bos Toko Keramik Dibunuh

Rabu, 25 Februari 2015 - 02:20 WIB
Gara-Gara Utang, Bos...
Gara-Gara Utang, Bos Toko Keramik Dibunuh
A A A
SURABAYA - Perselisihan utang piutang berujung pembunuhan. Setidaknya, itulah yang dialami Budi Hartono Tamadjaja, warga Surabaya, Jawa Timur.

Usai dibunuh, bos keramik ini dibuang ke sebuah sungai di Kawasan Pacet, Mojokerto. Selang dua bulan kemudian, tujuh pembunuh berhasil diringkus oleh Polrestabes Surabaya.

Dugaan sementara, pembunuhan ini dipicu lantaran korban berbelit saat ditagih hutang sebesar Rp61 Juta. Tujuh pelaku yang berhasil diringkus oleh Polisi, dua di antaranya merupakan anggota TNI Tarsono dan Fitroni.

Sementara pelaku yang lain adalah Rendro Wibowo, Alex Hermawanto, dan Manasye Rieneke. Semuanya warga Surabaya.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sumaryono mengatakan, korban sempat dianiaya oleh pelaku, bahkan merampas ATM milik korban untuk dikuras uangnya. "Pelaku sempat menusuk tubuh korban agar bersedia menyebut kode rahasia ATM-nya," kata Sumaryono, Selasa (24/2/2015).

Dalam perjalanan menuju lokasi kejadian, pelaku membungkus kepala pemilik UD Karya Jaya Abadi, Jalan Penghela, Surabaya.

Kepala korban dibungkus dengan tas dengan rapat hingga akhirnya korban meninggal dunia dan dibuang di Dusun Cendi , Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Mojokerto. Jenazah ditemukan oleh warga yang sedang mencari rumput.

Tujuh pelaku yang ditangkap selama dua bulan pelacakkan, kini berada di Mapolrestabes Surabaya untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. "Duang Anggota TNI AL, penangaanan hukumnya diserahkan ke kesatuanya," katanya.

Sementara lima warga sipil dijerat dengan pasal berlapis mulai dari pembunuhan berencana, pencurian dengan kekesaran. Ancaman hukumanya maksimal seumur hidup.
(lis)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
49 menit yang lalu
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
1 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
1 jam yang lalu
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
2 jam yang lalu
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
3 jam yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
3 jam yang lalu
Infografis
Mahasiswi ITB Ditangkap...
Mahasiswi ITB Ditangkap Gara-gara Meme Prabowo dan Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved