Pedagang di Pasar Cisalak Ogah Direlokasi

Kamis, 19 Februari 2015 - 22:29 WIB
Pedagang di Pasar Cisalak...
Pedagang di Pasar Cisalak Ogah Direlokasi
A A A
DEPOK - Ribuan pedagang di Pasar Cisalak, Kelurahan Cisalak, Kecamatan Cimanggis, Depok menolak relokasi yang dilakukan Pemkot Depok ke lapangan Radar AURI, Mekarsari.

Para pedagang beralasan, lokasi itu tidak strategis sehingga bisa mengancam penghasilan mereka. Relokasi itu lantaran pasar tersebut mengalami kebakaran beberapa waktu lalu dan akan dilakukan reviralisasi secara bertahap.

Ketua Serikat Pedagang Pasar Cisalak Astiah Winata mengatakan, pelaksanaan renovasi bangunan Pasar Cisalak tidak membongkar semuanya. Renovasi dilakukan secara bertahap, sehingga pedagang bisa tetap berjualan di lokasi Pasar Cisalak.

"Kami para pedagang di Pasar Cisalak mendukung adanya revitalisasi bangunan pasar oleh Pemkot Depok, akan tetapi kami menolak relokasi ke lapangan AURI," kata Astiah di Depok, Kamis (19/2/2015).

Menurut dia, penunjukan lokasi itu tanpa adanya musyawarah terlebih dahulu antara Pemkot dan pedagang. Dia juga menilai, relokasi itu hanya menghambur-hamburkan uang rakyat.

"Kami rasa relokasi pedagang dinilai pemborosan anggaran rakyat karena untuk relokasi membutuhkan dana yang tidak sedikit seperti biaya sewa lahan," tuturnya.

Wakil Ketua Serikat Pedagang Pasar Cisalak Wakil Ketua II Muniri Az Zuri menambahkan, saat ini para pedagang masih bingung mengganti hutang piutang usai kejadian kebakaran yang melanda beberapa waktu lalu.

"Setelah kebakaran tidak ada perhatian dari pemkot, kami malah suruh menyewa sekitar lima juta per tahun di lokasi Pasar Cisalak," katanya.

Maka itu, dia menilai, relokasi ke Lapangan AURI itu tidak tepat. "Pedagang perlu beradpatasi lagi, perlu biaya dan wakyu ekstra dalam proses relokasi," ujarnya.

Meski demikian, tambah Muniri, revitalisasi itu merupakan tindakan yang baik. Tetapi, pedagang Pasar Cisalak merupakan pedagang pasar tradisional bukan modern.

"Warna kami bukan pasar modern, warna kami adalah pasar tradisional. Kami meminta Pemkot Depok untuk menjaga dan melestarikan ciri pasar tradisional," pungkasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Pemkot Depok Banjir...
Pemkot Depok Banjir Kritik, Bongkar Pasang Trotoar Jalan Margonda
Kolaborasi Olahraga...
Kolaborasi Olahraga dengan Industri Kreatif,Gekrafs Depok Gelar Turnamen Sepak Bola untuk Anak
Pemkot Depok Izinkan...
Pemkot Depok Izinkan Warga Ziarah Kubur dengan Penerapan Prokes
Pemkot Depok Pertimbangkan...
Pemkot Depok Pertimbangkan Lakukan Swab Test di Lokasi Keramaian
Sambangi Kantor PCNU...
Sambangi Kantor PCNU Depok, PDIP Ingin Dapatkan Saran Soal Penangangan Covid-19
THR ASN Kota Depok Sudah...
THR ASN Kota Depok Sudah Dicairkan 100%
Berita Terkini
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
8 jam yang lalu
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
8 jam yang lalu
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
9 jam yang lalu
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
10 jam yang lalu
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
12 jam yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
12 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved