Jalan Jawa dan Gedung Nasional Tak Masuk Agenda Paripurna DPRD

Rabu, 18 Februari 2015 - 10:02 WIB
Jalan Jawa dan Gedung...
Jalan Jawa dan Gedung Nasional Tak Masuk Agenda Paripurna DPRD
A A A
MEDAN - Perubahan peruntukan lahan seluas 23.000 meter persegi di Jalan Jawa, dan lahan seluas 5.000 meter persegi di Jalan Sutomo, tidak masuk rekomendasi yang diajukan Badan Musyawarah (Banmus) untuk dimintai pendapatnya dari fraksi-fraksi di DPRD Kota Medan dalam sidang paripurna yang diagendakan Senin (23/2).

“Awalnya ada 11 permohonan perubahan peruntukan yang akan kami rekomendasikan. Namun, setelah pembahasan di Banmus, hanya sembilan perubahan peruntukan saja yang akan diberikan pendapat oleh fraksi-fraksi di DPRD. Sedangkan dua lahan, yakni Lahan di Jalan Jawa dan lahan di Jalan Sutomo simpang Veteran, ditunda,” ujar anggota Banmus DPRD Kota Medan, Maruli Tua, kepada KORAN SINDO MEDAN, kemarin.

Keputusan tersebut memang masih bisa berubah. Bisa jadi, kedua lahan tersebut ikut disertakan kalau ada saran dan masukan dalam beberapa hari ini menjelang sidang paripurna digelar. “Namun, yang jelas untuk saat ini lahan di Jalan Jawa dan di Jalan Sutomo simpang Veteran tidak ikut serta,” ujar-nya.

Beredar informasi, perubahan peruntukan Jalan Jawa yang dimohonkan Handoko (pihak PT ACK) yang di atasnya kini berdiri bangunan Centre Point dan sejumlah ruko, tidak ikut direkomendasikan karena pembahasannya belum tuntas. Ada juga informasi yang beredar bahwa anggota Dewan masih menunggu waktu yang tepat untuk memberikan pendapatnya atas permohonan itu.

Begitu juga dengan permohonan perubahan peruntukan lahan di Jalan Sutomo simpang Veteran atas nama Alfredo, Dewan masih mempelajari status lahan tersebut karena di atasnya berdiri bangunan Gedung Nasional Medan. Ketua Komisi D DPRD Kota Medan, Ahmad Arief, mengungkapkan, komisinya sudah tuntas membahas perubahan peruntukan lahan Jalan Jawa. Bahkan, Komisi D sudah memberikan rekomendasi kepada pimpinan untuk segera diparipurnakan agar diberikan pendapat oleh fraksi-fraksi.

“Masalah nantinya diterima atau ditolak tergantung fraksi-fraksi dalam pendapatnya. Kami menilai tidak ada persoalan lagi. Makanya kami ajukan kepada pimpinan,” katanya. Sementara Sekretaris DPRD Kota Medan, Azwarlin Nasution, mengaku tidak tahu persis kenapa permohonan perubahan peruntukan hanya sembilan yang diusulkan Banmus. Dia baru tahu pengurangan tersebut berdasarkan hasil rapat Banmus.

“Kenapa berkurang saya tidak tahu. Tapi mungkin bisa saja berubah beberapa hari ini atau kembali sebelas permohonan,” ungkapnya. Diketahui, beberapa permohonan perubahan peruntukan yang akan dimintai pendapatnya dari fraksi-fraksi di DPRD dalam sidang paripurna Senin (24/2), antara lain perubahan peruntukan lahan di Jalan M Basir, Kecamatan Medan Marelan, dan perubahan per-untukan lahan di Jalan Perintis Kemerdekaan.

Reza shahab
(ars)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
Kabanjahe Karo Sumatera...
Kabanjahe Karo Sumatera Utara Diguncang Gempa M4,7
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
4 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
7 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
8 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
8 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
9 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
10 jam yang lalu
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved