Model yang Bercita-cita Jadi Polwan

Senin, 16 Februari 2015 - 11:52 WIB
Model yang Bercita-cita...
Model yang Bercita-cita Jadi Polwan
A A A
BANDUNG - Bagi perempuan kelahiran Kota Bogor, 20 Maret 1998, Niddy Ambar, aktivitas seni pertunjukan, modeling, dan menyanyi sudah menjadi kegemaran yang ditekuninya sejak kecil.

Kendati demikian, pelajar SMAN 19 Kota Bandung ini berkeingan keras menjadi seorang polwan. Alasannya terbilang sederhana, menjadi anggota polisi wanita (polwan) bisa menjadi media peningkatan kedisiplinan diri, jauh sebelum berupaya meningkatkan
kesadaran masyarakat.

Selain itu, proses menjadi polwan tentu tak bisa dibilang mudah, sehingga Niddy mengaku bisa belajar tanggung jawab dan menghargai proses. “Meski lingkungan keluarga merupakan anggota polisi, namun menjadi polwan memang lahir dari keinginan sendiri.

Idealnya tentu bisa berpartisipasi meningkatkan kesadaran dan kepatuhan buat lingkungan sekitar. Tapi yang paling penting tentu untuk diri sendiri,” jelas Niddy. Soal aktivitas modeling, perempuan yang memiliki hobi menyanyi ini mengaku sudah tumbuh sejak dia duduk di bangku sekolah dasar.

Perkenalan awalnya dengan dunia model dimulai sejak mengikuti berbagai lomba busana muslim tingkat SD se-Kota Bandung. “Dari SD, udah mulai ikut lomba, alhamdulillah pernah juara 1 lomba busana muslim tingkat sekolah se-Kota Bandung dan itu waktu SD,” ujarnya.

Rupanya, aktivitas modeling itu terus berlanjut hingga kini. Dari awal mula permintaan para fotografer yang meminta foto, hingga akhirnya menjadi aktivitas rutin di luar kegiatannya sebagai pelajar. Bahkan dalam Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bandung
beberapa waktu lalu saja, belia ini menjadi partisipan model baju yang bertemakan sarung.

“Kalau aktivitas modeling dari SMP juga sudah mulai, dan sekarang masih tetap shooting di program TVRI, film ‘Kabayan Ingin Jadi Juragan’,” ujarnya. Tak hanya dalam dunia modeling, belia satu ini juga memiliki talenta lain di bidang seni pertunjukan
seperti seni kabaret dan teater.

Pelajar Kota Bandung ini juga mengaku meski aktivitas yang dige marinya terkadang berbenturan dengan kegiatan belajarnya, namun pihak sekolah masih memberi keringanan.

Heru muthahari
(bhr)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
12 menit yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
39 menit yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
45 menit yang lalu
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
1 jam yang lalu
Penahanan Babe Aldo...
Penahanan Babe Aldo di Polda Kalsel, Pengacara Mencium Dugaan Ada Pesanan
2 jam yang lalu
Perkuat Desa Bugisan...
Perkuat Desa Bugisan Klaten, Pendapatan UMKM di Wisata Candi Plaosan Meningkat
2 jam yang lalu
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved