2 Desa di Jepara Terendam Banjir 1 Meter

Rabu, 11 Februari 2015 - 11:47 WIB
2 Desa di Jepara Terendam...
2 Desa di Jepara Terendam Banjir 1 Meter
A A A
JEPARA - Ratusan rumah di dua desa, di Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, terendam air banjir. Banjir diduga akibat rusaknya daerah tangkapan air di kawasan hulu, dan terjadinya pendangkalan sungai, serta rusaknya tanggul di wilayah hilir.

Dua desa tersebut, yakni Desa Tegalsambi, dan Platar, Kecamatan Tahunan. Di Tegalsambi, banjir merendam RT 09 dan RT 10/1. Penduduk di dua RT itu sekitar 225 Kepala Keluarga (KK).

Berdasarkan informasi yang terhimpun, banjir mulai masuk di desa itu dini hari, hingga pukul 07.00 WIB, dengan ketinggian hingga satu meter. Namun saat berita ini ditulis, ketinggian sudah mulai menyusut berkisar antara 20 cm-50 cm.

Sedangkan di Desa Platar, banjir merendam belasan rumah warga. Rumah yang terendam berada di dekat areal pertanian desa setempat. Ketinggian air saat berita ini ditulis berkisar antara 10 cm-20 cm.

"Desa Mantingan dini hari juga sempat terendam. Tapi air cuma lewat dan saat ini sudah surut. Jadi sekarang hanya Tegalsambi dan Platar saja," kata Camat Tahunan Ratib Zaini, kepada wartawan, Rabu (11/2/2015).

Menurut Ratib, desa yang saat ini terendam banjir, merupakan daerah langganan banjir. Sejak Januari-Februari 2015, banjir yang merendam dua RT itu sudah terjadi sebanyak tiga kali.

"Dua kali, termasuk kali ini lumayan parah. Sedang yang sekali tidak parah," jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Jepara Lulus S mengatakan, banjir yang merendam kawasan Tegalsambi dan sekitarnya tidak melulu karena tingginya curah hujan yang mengguyur Kecamatan Tahunan.

Namun, juga karena faktor banjir kiriman dari kawasan atas, seperti Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara. Karena daerah tangkapan air di kawasan hulu itu banyak yang rusak, akhirnya air hujan tak bisa ditampung oleh tanah.

Sehingga, air hujan pun banyak yang masuk ke sungai. Aliran sungai dari kawasan atas itu pun sampai ke wilayah bawah. Karena pendangkalan sungai, air pun meluap ke pemukiman warga.

"Kondisi ini diperparah dengan rusaknya sejumlah tanggul sungai di kawasan hilir. Penanganan masalah ini harus komprehensif. Kalau soal dana, perkiraan butuh sekitar Rp5-6 miliar," pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Hal yang Dilakukan Ketika...
Hal yang Dilakukan Ketika Terjadi Bencana Banjir Bandang
Sejumlah Wilayah di...
Sejumlah Wilayah di Bekasi Masih Tergenang Banjir
Simak! Ini 10 Langkah...
Simak! Ini 10 Langkah Penyelamatan Diri dari Bencana Banjir
Daftar Beberapa Ruas...
Daftar Beberapa Ruas Tol yang Tergenang Menurut Jasa Marga
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Berita Terkini
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
41 menit yang lalu
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
1 jam yang lalu
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
2 jam yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
10 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
10 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
11 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved