Sulawesi Utara Ditetapkan Status KLB DBD

Rabu, 28 Januari 2015 - 16:30 WIB
Sulawesi Utara Ditetapkan...
Sulawesi Utara Ditetapkan Status KLB DBD
A A A
MANADO - Dinas Kesehatan (Dinkes) menetapkan Sulawesi Utara (Sulut) sebagai daerah kejadian luar biasa (KLB) dalam kasus demam berdarah dengue (DBD), Rabu (28/1/2015).

Status yang sama juga harus diterima delapan kabupaten/kota di Sulut, seperti Manado, Minut, Bitung, Tomohon, Sitaro, Bolmong, Minsel, dan Boltim. Data yang diperoleh menyebutkan, sejauh ini sudah 253 kasus DBD di Sulut.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Sulut Grace Punuh, penetapan status tersebut didasarkan pada Permenkes NOMOR 1501/MENKES/PER/X/2010.

“Dalam peraturan menteri kesehatan (Permenkes) tersebut dijelaskan bahwa status KLB diberikan kepada daerah, jika terjadi peningkatan kejadian secara terus menerus selama tiga kurun waktu dalam jam, hari, atau minggu berturut-turut menurut jenis penyakitnya,” ujarnya.

Selain itu, penetapan KLB didasarkan pada peningkatan kejadian dua kali atau lebih, dibandingkan dengan periode sebelumnya dalam kurun waktu jam, hari, atau pekan menurut jenis penyakitnya.

“Jumlah penderita baru dalam periode waktu satu bulan menunjukkan kenaikan dua kali atau lebih dibandingkan dengan angka rata-rata per bulan dalam tahun sebelumnya jadi kriteria lain,” ungkapnya.

Dia menyebutkan jumlah penderita DBD di Januari ini menunjukkan kenaikan dua kali lipat dibanding tahun lalu. “Di Bulan Januari tahun lalu, hanya terjadi 110 kasus. Sedangkan tahun ini di bulan yang sama naik menjadi 253 kasus. Artinya naik dua kali lipat,” sebutnya.

Ditambahkannya, Dinkes Sulut sebenarnya sudah mengirimkan surat ke dinas kesehatan kabupaten/kota agar meningkatkan sistem kewaspadaan dini. “Sejak Desember lalu,” tukasnya.

Saat ini, dengan ditetapkannya status KLB tersebut, kewaspadaan dini dinaikkan menjadi bersifat harian. “Sebelumnya hanya bersifat mingguan, mulai hari ini bersifat harian,” ucapnya.

Dia berharap, masyarakat bisa segera melaporkan ke Posko DBD jika terjadi kasus, agar cepat tertangani. “Posko DBD ada di Dinas Kesehatan Provinsi Bidang PMK (Pengendalian Masalah Kesehatan),” harapnya.
(lis)
Berita Terkait
Cegah DBD, Enesis Group...
Cegah DBD, Enesis Group Lakukan Edukasi di Jawa Tengah
Peran Masyarakat dalam...
Peran Masyarakat dalam Perlindungan Keluarga dari Ancaman DBD
Takeda dan Alodokter...
Takeda dan Alodokter Berkolaborasi Melawan DBD di Indonesia
Waspada DBD di Masa...
Waspada DBD di Masa Pandemi Covid-19
Angkak dan Sari Kurma...
Angkak dan Sari Kurma Bantu Trombosit Pasien DBD Naik? Ini Faktanya!
Saat Pendemi Covid-19,...
Saat Pendemi Covid-19, Ratusan Anak di Blitar Terserang DBD
Berita Terkini
Satu Korban Jiwa Akibat...
Satu Korban Jiwa Akibat Longsor, Wisata Gunung Arjuno Ditutup Sementara
57 menit yang lalu
Pemudik Motor Padati...
Pemudik Motor Padati Pantura Cirebon Pagi Ini, Lalin Masih Lancar
1 jam yang lalu
Arus Balik di Cipali-Palikanci...
Arus Balik di Cipali-Palikanci dan Pantura Cirebon Ramai Lancar
7 jam yang lalu
Arus Balik Lebaran di...
Arus Balik Lebaran di Lingkar Barat Nagreg Macet Mengular hingga 5 Kilometer
8 jam yang lalu
Polisi Dibegal di Jalan...
Polisi Dibegal di Jalan Raya Inspeksi Kalimalang Bekasi, Motornya Dibawa Kabur Pelaku
8 jam yang lalu
Lerai Bentrokan Warga,...
Lerai Bentrokan Warga, Kanit Intel Polsek Wahai Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal
8 jam yang lalu
Infografis
FBI Tuding Korea Utara...
FBI Tuding Korea Utara Retas Kripto Senilai Rp25 Triliun
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved