Hujan, Bekasi Rawan Penyakit Diare dan DBD

Rabu, 28 Januari 2015 - 04:17 WIB
Hujan, Bekasi Rawan...
Hujan, Bekasi Rawan Penyakit Diare dan DBD
A A A
BEKASI - Memasuki musim hujan, sejumlah penyakit mulai menyerang warga Kota Bekasi. Salah satunya, penderita diare kini mencapai 124 kasus, dan penderita akibat nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD) menjadi 37 kasus.

"Banyak masyarakat yang berobat akibat penyakit DBD dan diare," ujar Wakil Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi, Anthoni D Tulak kepada wartawan di Bekasi, Selasa (27/1/2015).

Menurutnya, ada kenaikan atas penyakit diare, dan DBD pada musim hujan ini. Misalkan, di bulan Desember 2014, penderita Diare mencapai 74 kasus, DBD mencapai empat kasus.

Sehingga kenaikan di bulan Januari ini menjadi 124 kasus, dan DBD sampai 74 kasus. Kenaikan itu akan terus bertambah seiring banjir yang akan datang.

Anthoni mengatakan, penanganan seluruh penderita ini sudah ditangani sejak mereka memeriksakan ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Karena, sebelum dirujuk ke rumah sakit daerah, penderita diwajibkan membawa ke Puskesmas di wilayahnya dahulu.

"Baru dari sana, ditentukan apakah harus dirujuk atau tidak ke rumah sakit," ujarnya.

Saat ini, kata dia, Puskesmas yang ada di Kota Bekasi mampu menerima pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), dan tidak usah meminta perawatan di RSUD.

Apalagi, lanjut dia, setiap Puskesmas sendiri sudah bisa menangani 140 kasus penyakit yang sering dialami masyarakat. Peningkatan penyakit banyak disebabkan faktor cuaca.

Menghadapi musim hujan ini, dia berharap, semua masyarakat mewaspadai penyebaran penyakit tersebut. Karena, musim hujan penyakit yang berhubungan dengan insfeksi sangat mudah menyerang siapapun. "Masyarakat harus waspada," imbuhnya.

Ida Susanti (33), seorang pasien mengaku, sudah satu minggu dirinya dirawat di RSUD. Demam tinggi yang dialaminya setelah di anggota tubuhnya diketahui bintik merah. "Sekarang sudah agak turun panasnya," katanya.

Ida mengatakan, kejadian ini belum pernah dialami sebelumnya. Dia mengetahui dirinya terjangkit DBD setelah melakukan pemeriksaan di RSUD.

"Saya tidak sadar kalau saya terjangkit DBD. Saya pikir hanya demam biasa," tukasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Hari Demam Berdarah...
Hari Demam Berdarah Dengue ASEAN 2024, Tingkatkan Kesadaran untuk Cegah DBD
Cegah DBD, Enesis Group...
Cegah DBD, Enesis Group Lakukan Edukasi di Jawa Tengah
Takeda Dukung Peringatan...
Takeda Dukung Peringatan Hari Dengue Asean 2024 demi Indonesia Bebas Kematian Akibat DBD 2030
Angkak dan Sari Kurma...
Angkak dan Sari Kurma Bantu Trombosit Pasien DBD Naik? Ini Faktanya!
Saat Pendemi Covid-19,...
Saat Pendemi Covid-19, Ratusan Anak di Blitar Terserang DBD
Kolaborasi Kemenkes...
Kolaborasi Kemenkes dan Takeda Edukasi Pencegahan Dini untuk Tangkal DBD
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
30 menit yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
39 menit yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
51 menit yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
1 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
3 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
4 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved