Polisi Kejar Lima Pelaku Penyerangan di Madina

Kamis, 22 Januari 2015 - 10:54 WIB
Polisi Kejar Lima Pelaku...
Polisi Kejar Lima Pelaku Penyerangan di Madina
A A A
MANDAILING NATAL - Kepolisian Resor (Polres) Mandailing Natal (Madina) sudah mengantongi lima nama bakal ditetapkan tersangka terkait kasus penyerangan yang menewaskan seorang warga di Desa Maga, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Selasa (20/1).

Namun hingga kemarin, polisi belum bisa menangkap tersangka karena situasi belum kondusif. “Kami sudah kantongi lima nama yang bakal ditetapkan menjadi tersangka, namun kami belum bisa mengungkapkannya demi menjaga agar mereka tidak melarikan diri. Selainitu, demi menjaga keamanan warga dan petugas kepolisian masih ditempatkan di desa itu,” kata Kepala Polres Madina Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Boni Sirait kepada wartawan di kantor Bupati Madina, kemarin.

Menurut dia, petugasnya sedang mendalam aksi penyerangan itu dan bertindak sesuai dengan hukum berlaku. Mereka juga sedang mengumpulkan barang bukti sehingga tidak ada kesalahan nanti. Ditanya tentang keamanan di Desa Maga, Boni menjelaskan, saat ini ratusan personel Brigade Mobil (Brimob) Detacemen C Maragordong Sipirok dibantu dari kesatuan yang lain sudah ditempatkan di desa itu.

Personel tersebut bertugas menetralisasi suasana dan mengantisipasi ada provokasi yang akan membuat situasi semakin runyam. “Mereka di sana untuk mengantisipasi adanya provokasi, baik dari pihak keluarga yang menjadi korban maupun oknum pelaku,” tuturnya.

Saat ini polisi masih melakukan pendekatan persuasif kepada warga dan meminta seluruh masyarakat menjaga keamanan dan persatuan sehingga tidak ada yang bisa memprovokasi.

Terpisah, Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution menyerahkan sepenuhnya kejadian ini kepada penegak hukum. Dia juga berharap masyarakat menjaga persatuan dan tidak terprovokasi ulah oknum-oknum yang ingin mengambil keuntungan dari situasi ini. “Jangan mau terprovokasi, tetap jaga kekompakan,” katanya.

Sebagaimana diberitakan, seratus orang lebih menyerang Desa Maga Pasar, Kecamatan Lembah Sorik Merapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), untuk membunuh Adek Nasution, 40, yang disebut-sebut keturunan Raja Maga di halaman rumahnya, Selasa (20/1).

Penyerang yang diduga berasal dari Desa Maga Lombang itu juga merusak rumah, mobil, dan tiga unit sepeda motor milik korban. Aksi pembantaian itu terjadi dihadapkan warga desa setempat yang membuat suasana mencekam. Tak seorang pun warga berani menolong korban karena penyerang membawa berbagai senjata tajam.

Namun sepeninggal penyerang, warga Desa Maga Pasar mulai berkerumun di mulut desa untuk berjaga-jaga. Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kotanopan, Ajun Komisaris Polisi (AKP) BJ Hasibuan mengatakan, belum bisa memastikan motif dari penyerangan yang berujung terbunuhnya Adek Nasution.

Menurut saksi mata, sebelum dibantai, korban berbincang dengan temannya, Herman, warga Desa Maga Lombang, di sebuah warung di Desa Maga Pasar. Namun, tidak jelas apa yang dibicarakan sehingga korban tampak marah dan berlari pulang ke rumah yang berjarak sekitar 100 meter dari warung.

Sejurus kemudian ratusan rekan-rekan Herman yang membawa berbagai senjata tajam mengejar korban. Belum sampai di rumah, Adek langsung diciduk dan dihabisi kelompok penyerang. “Apa yang menjadi pembicaraan itu yang sedang kami dalami,” ujar kapolsek.

Zia Ul Haq Nasution
(ftr)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu...
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu Sumatera Utara
Berita Terkini
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
1 menit yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
3 menit yang lalu
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
3 menit yang lalu
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
16 menit yang lalu
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
39 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
3 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved