Longsor di Gedangsari, Akses Jalan Terputus

Senin, 19 Januari 2015 - 21:22 WIB
Longsor di Gedangsari,...
Longsor di Gedangsari, Akses Jalan Terputus
A A A
GUNUNGKIDUL - Hujan deras yang terus mengguyur Gunungkidul, mengakibatkan sejumlah kawasan longsor. Seperti yang terjadi di Gedangsari misalnya. Longsoran tanah di kawasan ini bahkan nyaris memutus akses jalan desa.

Berdasarkan informasi yang terhimpun, peristiwa ini berawal saat hujan deras yang mengguyur wilayah Gedangsari pada Minggu (18/1) lalu. Sejak siang hari, hujan tidak kunjung reda hingga sore hari.

Sekitar pukul 17.00 WIB, sebuah tebing talud dengan ketinggian 7 meter dan panjang 25 meter mengalami longsor dan memutus akses jalan yang menghubungkan Desa Hargomyulyo, dan Desa Mertelu, di kecamatan Gedangsari.

Camat Gedangsari Muhammad Setiawan mengungkapkan, akibat peristiwa ini, akses jalan sejak Minggu sore hingga Senin pagi kemarin terputus total. Arus lalu lintas baru normal setelah warga bekerja bakti.

”Longsor tidak hanya menutup akses jalan, namun juga mengancam sebuah musala, serta enam rumah di dekat lokasi,” terangnya, kepada wartawan, Senin (19/1/2015).

Proses kerja bakti antara warga, relawan TNI dari Koramil, dan juga Tim BPBD pun berjalan lancar. Cuaca yang cerah memudahkan warga membersihkan jalan cor blok yang menjadi jalan utama dua desa tersebut.

”Jalan langsung bisa dilalui. Hanya saja memang masih rawan longsor apabila terjadi hujan deras,” imbuhnya.

Dia berharap, ada langkah dari pemkab untuk memperbaiki talud tersebut. Ini lantaran jalur masih berbahaya dan mengancam pengguna jalan. ”Biar nanti BPBD yang memberi rekomendasi, karena kita tidak mampu,” kata Setiawan.

Selain tanah longsor, di Desa Hargomulyo, tepatnya di Dusun Jatibungkus, juga dilaporkan ada tanah yang ambles dengan kedalaman lima cm dengan lebar 12 meter. Akibatnya, satu rumah milik Endarti mulai was-was dengan kondisi ini.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Budhi Harjo mengaku, pihaknya sudah mengirimkan relawan dan logistik makanan untuk masyarakat yang kerja bakti.

”Proses kerja bakti cukup cepat, hanya tiga jam saja, dan material sudah bersih dari jalan, kita juga akan data potensi kerawanan di talud yang longsor,” pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Material Longsor Putus...
Material Longsor Putus Akses Jalan Kota Palopo-Toraja
Hidup Menumpang, Korban...
Hidup Menumpang, Korban Longsor Palopo Butuh Bantuan Pemerintah
Ojek Pikul di Lokasi...
Ojek Pikul di Lokasi Longsor Palopo Angkut Karung Beras hingga Motor
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino...
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino Sempat Putus Diterjang Longsor
Galian Tambang di KBB...
Galian Tambang di KBB Longsor, Tiga Kendaraan Tertimpa
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Longsor, Lalu Lintas Lumpuh Total Tewaskan Satu Orang
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
15 menit yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
31 menit yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
40 menit yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
1 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
1 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved